Strategi Dan Nilai Tawar Pilkada Aceh 2024

Minggu, 4 April 2021

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Satu-satu jalan adalah harus ada persetujuan secara politik dari Presiden Jokowi. Namun sampai saat ini pemerintah Aceh dan DPRA belum bertemu dengan Presiden Jokowi.

Sepertinya partai politik di Aceh terbelah soal pelaksanaan Pilkada Aceh tahun 2022, ada pro dan kontra yang sepakat tahun 2024. Tidak satu suara elit dan partai politik, akhirnya komunikasi politik yang dilakukan pemerintah Aceh, DPRA dengan pemerintah pusat gagal dan pelaksanaan pilkada tahun 2022 pun tak ada kejelasan pasti .

BACA JUGA...  ‘Wonderland’, Gagasan Besar Kinerja Lemah ‘Syahwat’

Ini menandakan semakin lemah nilai tawar Aceh pada pemerintah pusat. Kekuatan Partai Politik Lokal semakin redup, semakin surut, dan semakin tidak berdaya. Partai Politik Lokal sudah tidak sakti lagi, seperti pada pilkada tahun 2006, 2012, 2017 dan pemilihan legisltaif tahun 2009, serta 2014.

Penyebabnya adalah partai politik lokal semakin di tinggalkan rakyat Aceh, para simpatisan sudah mulai rapuh dan ragu, ketidakmampuan elit partai merealisasikan janji-janji politik.

BACA JUGA...  MENGEJAR HUNTARA SEBELUM LEBARAN

Sebagai kilas balik, kekuatan Partai Politik Lokal (Partai Aceh) pada pemilihan legislatif tahun 2009, sebagai partai pemenang di Aceh, menguasai parlemen dengan jumlah 33 kursi, selanjutnya pada pemilu tahun 2014, Partai Aceh masih tetap sebagai partai mengguasai parlemen dengan 28 kursi, dan pada tahun 2019, Partai Aceh partai lokal, tetap masih mendapatkan suara terbanyak dan menguasai parlemen dengan jumlah 18 kursi.

BACA JUGA...  Dorong Revisi UUPA, Usman Lamreung: Aceh Harus Diberi Kewenangan Kelola Migas di Luar 12 Mil Laut

Berita Terkait

MENGEJAR HUNTARA SEBELUM LEBARAN
REGULASI TEGAS, EKSEKUSI TERGAGAP
Jangan Sentuh Luka Aceh dengan Lidah Politik
Sejarah Selalu Ditulis oleh yang Berkuasa
Ketika Tambang Tak Lagi Membawa Berkah
Menata Aceh Barat; Jalan Reformasi di Tangan Pemimpin Muda
Hikayat Dr. Usman Lamreung, M.Si; Esensi Negeri Empat Penjuru Pintu Angin dan Krisis Arah Peradaban
Konser Musik dan Wajah Ambiguitas Syariat di Aceh

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 23:07 WIB

MENGEJAR HUNTARA SEBELUM LEBARAN

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:11 WIB

REGULASI TEGAS, EKSEKUSI TERGAGAP

Jumat, 14 November 2025 - 21:27 WIB

Jangan Sentuh Luka Aceh dengan Lidah Politik

Kamis, 13 November 2025 - 00:45 WIB

Sejarah Selalu Ditulis oleh yang Berkuasa

Jumat, 7 November 2025 - 17:54 WIB

Ketika Tambang Tak Lagi Membawa Berkah

Berita Terbaru

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM saat melantik Direktur Utama PT Bina Usaha dan jajaran Komisaris.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Tunjuk Zulfikar Sebagai Direktur Utama PT Bina Usaha

Selasa, 8 Sep 2026 - 09:52 WIB

PERISTIWA

SPS Aceh Berduka, CEO Kabar Aceh Dedi Rahman Berpulang

Selasa, 8 Sep 2026 - 07:38 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa saat membaca pesan dan pidato pada Milad Samudra Pasai dan Aceh Utara ke-800 tahun

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Serukan Menjaga Amanah Indatu

Senin, 7 Sep 2026 - 20:31 WIB