Sejarah Selalu Ditulis oleh yang Berkuasa

Kamis, 13 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sejarah Selalu Ditulis oleh yang Berkuasa.

Sejarah Selalu Ditulis oleh yang Berkuasa.

“Sejarah tidak pernah netral. Ia selalu ditulis dari posisi kekuasaan. Tugas sejarawan adalah membongkar, bukan mengabadikan, narasi penguasa.”

[Dr. Usman Lamreung, M.Si. Direktur Lembaga Emirates Development Research (EDR)].

DI RUANG kerjanya yang sederhana di Banda Aceh, Dr. Usman Lamreung, M.Si, duduk di hadapan rak buku yang penuh dengan literatur filsafat dan sejarah. Di antara tumpukan karya Michel Foucault dan Hayden White, ia berbicara dengan nada tenang, tapi tegas.

BACA JUGA...  Mengapa Indonesia Harus Prabowo-Puan 2024-2029?

“Penulisan sejarah tidak pernah netral,” katanya memulai percakapan. “Ia selalu terjerat dalam jaring kekuasaan, ideologi, dan kepentingan politik.”

Sejarah sebagai Arena Kekuasaan.

USMAN mengutip pemikiran Foucault, bahwa sejarah bukan sekadar catatan masa lalu, melainkan arena pertarungan wacana.

Di sana, kekuasaan tak hanya menindas, tapi juga memproduksi kebenaran. “Siapa yang berkuasa, dialah yang menentukan apa yang disebut ‘kebenaran historis’,” ujarnya.

BACA JUGA...  Di Garis Depan Banjir Tamiang, ‘Ujian Kepemimpinan Armia Pahmi'

Menurutnya, anggapan bahwa sejarah adalah rekaman objektif masa lalu telah lama runtuh. “Hayden White sudah mengingatkan, sejarah itu narasi [bukan fakta murni,” tambahnya]. “Penulis sejarah memilih diksi, simbol, dan kerangka berpikir yang semuanya sarat nilai dan ideologi.”

Berita Terkait

Merawat Damai Dari Pidie Jaya
Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri
Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Kamis, 3 September 2026 - 13:44 WIB

Tiga Hari Yang Menguji Diri

Berita Terbaru

Badan Jalan Kabupaten lintasan pegunungan Gunung Sekorong Kluet Timur Aceh Selatan tanpa fasilitas drainase dan rawan  longsor sehingga warga dihantui was-was.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Longsor Menghantui Pengguna Jalan 

Senin, 21 Sep 2026 - 19:46 WIB

Ketua ODGJ Aceh Utara Barona Raja saat mendampingi penanganan ODGJ di Aceh Utara.

KESEHATAN

Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Senin, 21 Sep 2026 - 15:10 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Umumkan Penerima Bantuan Bencana Sebesar Rp328,456 M

Senin, 21 Sep 2026 - 12:29 WIB