Sejarah Selalu Ditulis oleh yang Berkuasa

Kamis, 13 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sejarah Selalu Ditulis oleh yang Berkuasa.

Sejarah Selalu Ditulis oleh yang Berkuasa.

Ia menegaskan, dalam setiap periode kekuasaan, selalu ada upaya untuk mengarahkan memori kolektif. “Negara memainkan peran penting dalam membentuk ingatan bangsa. Melalui buku pelajaran, museum, atau media, negara menentukan siapa pahlawan dan siapa yang pantas dilupakan,” kata Usman.

Politik Ingatan dan Pahlawan Nasional.

PEMBERIAN gelar pahlawan nasional menjadi contoh paling gamblang dari politik memori itu. Secara normatif, gelar tersebut diberikan kepada mereka yang berjasa besar bagi negara. Namun, realitasnya, proses itu sering kali tak lepas dari kepentingan politik.

BACA JUGA...  Formula E Gagal Dijegal

“Gelar pahlawan adalah bentuk hegemoni yang halus,” ujar Usman. “Ia bukan hanya soal penghargaan, tapi cara negara mengatur apa yang harus diingat dan apa yang harus dilupakan.”

Usman menelusuri perubahan politik ingatan itu sejak Indonesia merdeka. “Di masa Orde Lama, negara mengedepankan tokoh revolusioner yang dianggap sejalan dengan semangat anti-kolonial. Orde Baru kemudian memilih pahlawan yang loyal terhadap stabilitas dan ideologi Pancasila,” jelasnya.

“Setelah Reformasi, pola itu tidak sepenuhnya hilang. Banyak tokoh baru muncul dan diakui setelah rezim berganti. Itu membuktikan bahwa kepahlawanan sering kali hasil kompromi politik, bukan penilaian historis yang murni.”

Ingatan Kolektif yang Dimonopoli.

BACA JUGA...  KAYU, RUMAH, DAN WAKTU

Berita Terkait

Merawat Damai Dari Pidie Jaya
Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri
Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Kamis, 3 September 2026 - 13:44 WIB

Tiga Hari Yang Menguji Diri

Berita Terbaru

Badan Jalan Kabupaten lintasan pegunungan Gunung Sekorong Kluet Timur Aceh Selatan tanpa fasilitas drainase dan rawan  longsor sehingga warga dihantui was-was.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Longsor Menghantui Pengguna Jalan 

Senin, 21 Sep 2026 - 19:46 WIB

Ketua ODGJ Aceh Utara Barona Raja saat mendampingi penanganan ODGJ di Aceh Utara.

KESEHATAN

Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Senin, 21 Sep 2026 - 15:10 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Umumkan Penerima Bantuan Bencana Sebesar Rp328,456 M

Senin, 21 Sep 2026 - 12:29 WIB