Rapai Geurimpheng, Seni Tradisi Aceh yang Menyatukan Bunyi, Gerak dan Syair

Rabu, 26 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ada pengetahuan yang lebih luas yang harus ikut diwariskan, mulai dari teknik memainkan rapai, pola gerakan, struktur pertunjukan hingga syair yang menjadi bagian dari tradisi tersebut.

Regenerasi menjadi salah satu kunci.

Generasi muda perlu diberi ruang untuk belajar dan terlibat langsung. Dengan begitu, kesenian tradisional tidak hanya menjadi sesuatu yang mereka lihat dalam dokumentasi atau pertunjukan, tetapi menjadi bagian dari pengalaman budaya mereka sendiri.

BACA JUGA...  Okupansi Hotel di Aceh Capai 85 Persen Saat Libur Lebaran

Teknologi digital juga dapat dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan pengenalan.

Pertunjukan dapat didokumentasikan, teknik permainan rapai diperkenalkan, sementara syair dan kisah yang menjadi bagian dari tradisi dapat diarsipkan serta dipublikasikan melalui berbagai platform digital.

Dengan cara itu, tradisi lama dapat menemukan ruang baru tanpa harus kehilangan identitasnya.

Warisan yang Tak Hanya Didengar

Rapai Geurimpheng pada akhirnya adalah cerita tentang bagaimana masyarakat Aceh menjaga budaya melalui bunyi dan kata.

BACA JUGA...  Jumpa Pers, Kadisbudpar Aceh Paparkan Capaian Kinerja 2022 dan Target 2023

Tabuhan rapai menghadirkan irama. Gerakan para pemain menghadirkan energi. Syair memberikan cerita dan pesan.

Ketiganya berpadu menjadi sebuah pertunjukan yang tidak hanya enak disaksikan, tetapi juga menyimpan nilai yang dapat dipelajari.

Berita Terkait

Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
Menjaga Gegedem Tetap Bertalu, Merawat Ingatan Budaya Tanah Gayo
Likok Pulo: Ketika Syair, Gerak dan Nilai Islam Menyatu dalam Tari
Dikee Pam Aceh Jaya: Warisan Syair Maulid yang Tak Lekang Zaman
Di Balik Gerak Tari Bines, Tersimpan Syair dan Nasihat dari Tanah Gayo
Tari Dampeng Singkil, Ketika Gerak dan Musik Mengiringi Langkah Pengantin
Di Balik Tiang dan Ukiran, Ada Jejak Peradaban Rumoh Aceh
Rabbani Wahed: Energi Gerak, Lantunan Dzikir dan Warisan Budaya Aceh

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:28 WIB

Menjaga Gegedem Tetap Bertalu, Merawat Ingatan Budaya Tanah Gayo

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:21 WIB

Rapai Geurimpheng, Seni Tradisi Aceh yang Menyatukan Bunyi, Gerak dan Syair

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:15 WIB

Likok Pulo: Ketika Syair, Gerak dan Nilai Islam Menyatu dalam Tari

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Dikee Pam Aceh Jaya: Warisan Syair Maulid yang Tak Lekang Zaman

Berita Terbaru

Anggota DPR-RI asal Aceh Muslim Ayub berfoto bersama jajaran Lapas Kelas IIA Banda Aceh, saat kunker ke rumah tahanan itu, Kamis, (3/9/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Muslim Ayub Lihat Kondisi Lapas Kelas IIA Banda Aceh

Jumat, 4 Sep 2026 - 17:46 WIB