OPINI  

Rakyat Bireuen Jangan Terbuai Janji Manis Bacalon Bupati 

Oleh: Zulfikar

Pemilihan kepala daerah selalu menjadi ajang pesta demokrasi yang penuh dengan janji-janji manis. bacalon bupati Bireuen berlomba-lomba mengeluarkan retorika penuh gula untuk menarik simpati rakyat Bireuen, Namun apakah kita, sebagai rakyat Bireuen, hanya akan menerima semua itu dengan tangan terbuka tanpa pertanyaan?

Para bacalon bupati Bireuen berusaha menarik simpati masyarakat dengan berbagai janji perubahan dan perbaikan. Mulai dari infrastruktur yang lebih baik, pelayanan publik yang lebih efisien, hingga peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Namun, seiring berjalannya waktu, tak sedikit dari mereka yang ternyata hanya menjadikan janji-janji tersebut sebagai alat untuk meraih kekuasaan.

BACA JUGA...  Kalau Otak Tak Bersatu dengan Hati, Apa yang Terjadi?

Lebih miris lagi, ada juga bacalon bupati Bireuen yang berjanji akan menegakkan transparansi dalam pemerintahan. Namun, setelah terpilih, mereka justru terlibat dalam memperkaya diri dengan mensejahterakan keluarga dan kelompok – kelompoknya saja. Janji untuk kesejahteraan ekonomi masyarakat pun berubah menjadi janji kosong yang hanya tinggal kenangan.

Kita perlu mengingatkan para calon Bupati Bireuen bahwa politik bukanlah sekadar seni berbicara, melainkan seni berbuat.

BACA JUGA...  Pj TP-PKK Yuliani Irvana: Penyantunan Anak Yatim Sebagai Inspirasi

Ketika mereka berjanji akan kesejahteraan ekonomi masyarakat dan memberantas korupsi, kita perlu menuntut transparansi dan bukti nyata.