Rabbani Wahed: Energi Gerak, Lantunan Dzikir dan Warisan Budaya Aceh

Kamis, 20 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menurutnya, kekuatan seni tradisi tidak semata-mata berada pada bentuk pertunjukannya, tetapi juga pada nilai dan sejarah yang diwariskan di dalamnya.

“Seni tradisi akan semakin bermakna ketika masyarakat, khususnya generasi muda, memahami bukan hanya bentuk pertunjukannya, tetapi juga nilai dan sejarah yang ada di baliknya. Karena itu, pengenalan dan regenerasi menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan kesenian tradisional Aceh,” katanya.

BACA JUGA...  Perkara Dugaan Perusakan dan Pencurian Oleh Pon Bit di SPBU Tapak Gajah Dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Sabang

Energi Meugrob dan Kekompakan Para Penari

Salah satu bagian yang paling mencuri perhatian dalam pertunjukan Rabbani Wahed adalah gerakan melompat yang dilakukan secara serentak.

Gerakan tersebut membutuhkan kekuatan fisik sekaligus konsentrasi tinggi. Para penari harus menjaga irama, posisi dan koordinasi agar seluruh gerakan tetap menyatu.

Di sinilah semangat kebersamaan terasa begitu kuat.

BACA JUGA...  Serba Serbi Aceh Culinary Festival, Event Kuliner Unggulan Indonesia

Tidak ada ruang bagi gerakan yang berjalan sendiri. Setiap penari harus mengikuti ritme kelompok. Satu gerakan yang tidak tepat dapat memengaruhi keselarasan keseluruhan pertunjukan.

Semakin cepat irama dimainkan, semakin dinamis pula gerakan para penari. Energi yang muncul dari panggung pun semakin terasa.

Meski terlihat sederhana ketika ditonton, pertunjukan tersebut membutuhkan latihan yang tidak sedikit. Ketahanan fisik, disiplin, konsentrasi dan kemampuan menjaga kekompakan menjadi bagian penting dalam setiap penampilan.

BACA JUGA...  Ratusan Pesepeda Tour de Aceh Resmi Dilepas, Kelilingi Objek Wisata

Busana yang Menguatkan Identitas Aceh

Selain gerakan dan lantunan syair, penampilan Tari Rabbani Wahed juga diperkuat oleh busana tradisional Aceh.

Berita Terkait

Jelang 4 Desember, Tarmizi Age Ajak Aparat Rangkul Masyarakat
Proyek Pujasera Sabang Senilai Rp 1,3 Miliar Jadi Sorotan
Maulid PWI Aceh, Masrul Aidi Serukan Qanun Anak Yatim
Kapolres Sabang Temui Warga Batee Shoek, Serap Aspirasi
Disbudpar Aceh Dorong Aksara Jawi Masuk Era Digital
Barang Milik Rekanan Diduga Hilang di Halaman RSUD Sabang
Dinas Koperasi Aceh Diminta Hentikan Langkah Sepihak
SPS Aceh Berduka, Sjamsul Kahar Tinggalkan Jejak Panjang Pers Aceh

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Jelang 4 Desember, Tarmizi Age Ajak Aparat Rangkul Masyarakat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Proyek Pujasera Sabang Senilai Rp 1,3 Miliar Jadi Sorotan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Maulid PWI Aceh, Masrul Aidi Serukan Qanun Anak Yatim

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:54 WIB

Kapolres Sabang Temui Warga Batee Shoek, Serap Aspirasi

Rabu, 30 September 2026 - 19:41 WIB

Disbudpar Aceh Dorong Aksara Jawi Masuk Era Digital

Berita Terbaru

Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M. Si.

PEMERINTAHAN

Haili Yoga: MPP Citra Pelayanan Daerah

Jumat, 23 Okt 2026 - 11:51 WIB

Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM), Brigadir Jenderal TNI Mahesa Fitriadi.

EKBIS

Pangdam IM Dorong Pemberdayaan Ekonomi Desa

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:08 WIB