Minyak di Bawah Tanah, Air Mata di Permukaan

Kamis, 16 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Minyak di Bawah Tanah, Air Mata di Permukaan. [Foto Dok | mediaaceh.co.id | Ilustrasi Digital Art]

Minyak di Bawah Tanah, Air Mata di Permukaan. [Foto Dok | mediaaceh.co.id | Ilustrasi Digital Art]

“Kami tidak menuntut banyak. Kami hanya ingin hak kami dihormati, agar tanah yang kami cintai ini memberi hidup, bukan sekadar harapan.”

[Dr. Usman Lamreung, MS.i. Direktur Lembaga EDR].

Di Tanah Kaya tapi tak Menghidupi

SENJA DI RANTAU selalu datang dengan warna tembaga. Di atas hamparan tanah yang sedikit gersang, derrick-derrick [berangkat alat untuk memindahkan beban berat] tua berdiri seperti rangka besi yang menua [bekas masa kejayaan yang kini tinggal kenangan].

BACA JUGA...  Konstitusi Dilecehkan di Tanah Gayo

Angin membawa aroma khas minyak mentah yang masih menetes dari pipa tua. Dari kejauhan, suara anak-anak berlarian di jalan tanah, melewati genangan kecil bekas hujan semalam.

Di salah satu rumah papan, Nurhayati (48), seorang ibu dari tiga anak, tengah menanak nasi di dapur yang sederhana. “Dulu, orang tua kami bilang daerah ini kaya,” ujarnya sambil menatap jendela yang terbuka setengah. “Tapi sampai sekarang, saya belum tahu di mana letak kayanya itu.”

Ia tertawa lirih, bukan karena lucu, melainkan karena getir. Di halaman belakang rumahnya, mengalir parit kecil dengan air berwarna kecokelatan.

BACA JUGA...  Sentuhan Hangat Pemimpin di Ujung Negeri Baling Karang

Tak jauh dari sana, hanya beberapa ratus meter, berdiri pagar tinggi dengan logo Pertamina EP Rantau. Di balik pagar itulah tersimpan miliaran rupiah setiap hari [hasil bumi yang diekstraksi dari perut tanah Aceh Tamiang].

Berita Terkait

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri
Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap
Lilawangsa Run 2026: Berlari Merawat Asa, Memulihkan Luka Pascabencana
Jembatan untuk Pulang, Jalan untuk Bangkit
Ketika Jalan Kembali Terang

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Kamis, 3 September 2026 - 13:44 WIB

Tiga Hari Yang Menguji Diri

Kamis, 3 September 2026 - 10:34 WIB

Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:29 WIB

Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap

Berita Terbaru

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal.

PEMERINTAHAN

Illiza Sa’aduddin Djamal Raih PRIWOLA 2026

Rabu, 9 Sep 2026 - 13:48 WIB

OLAHRAGA

Tak Boleh Ada Pemain Profesional di Liga Santri 2026

Selasa, 8 Sep 2026 - 18:08 WIB