Minyak di Bawah Tanah, Air Mata di Permukaan

Kamis, 16 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Minyak di Bawah Tanah, Air Mata di Permukaan. [Foto Dok | mediaaceh.co.id | Ilustrasi Digital Art]

Minyak di Bawah Tanah, Air Mata di Permukaan. [Foto Dok | mediaaceh.co.id | Ilustrasi Digital Art]

Di desa Alur Cucur, seorang pemuda bernama Iskandar (27) memperlihatkan tangan kasarnya. “Kami tidak butuh janji. Kami hanya ingin kerja di tanah sendiri,” katanya.

Ia mengaku pernah melamar ke perusahaan migas lokal, tapi tidak pernah diterima. “Katanya butuh pengalaman dan ijazah tinggi. Tapi siapa yang mau sekolah kalau dari kecil saja harus bantu orang tua?”

BACA JUGA...  PT. Asia Diving Bersihkan Sisa Tumpahan Minyak

Suara seperti Iskandar adalah potret nyata tentang ketimpangan struktural; ketika kebijakan energi berjalan tanpa menyentuh denyut sosial di akar rumput.

Antara Pusat dan Daerah: Perebutan Kue Migas

Hubungan antara pemerintah pusat dan Aceh memang rumit. UUPA menjanjikan 70% bagi hasil migas untuk Aceh, tapi dalam praktiknya, mekanisme dan pelaksanaannya sering kabur.

BACA JUGA...  Air Tak Pernah Mengkhianati Alam

Sebagai pengamat Usman berimprovisiasi seharunya BPMA sejatinya adalah lembaga independen yang mewakili Aceh, tapi dalam banyak kasus, keputusannya masih harus “disinkronkan” dengan SKK Migas dan kementerian terkait.

Usman memberi nilai jelek pada manajemen Pertamina, apalagi problem ini bukan sekadar soal regulasi, tapi soal keberanian politik.

“Selama Aceh tidak punya posisi tawar yang kuat, maka kedaulatan energi hanya akan menjadi slogan,” ujarnya. “Pemerintah pusat terlalu lama memperlakukan Aceh sebagai wilayah penerima kebijakan, bukan mitra sejajar.”

Ia menambahkan, Aceh sebenarnya punya sumber daya manusia yang cukup untuk mengelola migas secara profesional. “Tapi harus ada kemauan politik, bukan sekadar seremoni,” katanya.

BACA JUGA...  Polisi Berangus Pencuri Minyak Atsiri di Kluet Utara

Berita Terkait

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK
Merawat Damai Dari Pidie Jaya
Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:36 WIB

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Bakal Calon Ketua PWI Aceh Muhammad Saman Lolos Verifikasi SC

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14 WIB

Wakil Bupati Asel H. Baital Mukadis bersama Dandim 0207/Asel Andrino Lubis memberikan motivasi kepada petugas agar penanganan longsor lebih cepat dan sempurna.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:09 WIB