Minyak di Bawah Tanah, Air Mata di Permukaan

Kamis, 16 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Minyak di Bawah Tanah, Air Mata di Permukaan. [Foto Dok | mediaaceh.co.id | Ilustrasi Digital Art]

Minyak di Bawah Tanah, Air Mata di Permukaan. [Foto Dok | mediaaceh.co.id | Ilustrasi Digital Art]

Sayangnya, dua dekade berlalu, harapan itu masih menjadi janji yang tak kunjung ditepati.

Ketika Diam Tak Lagi Cukup

Kekecewaan yang lama ditahan akhirnya pecah. Awal Oktober lalu, ratusan warga turun ke jalan, menduduki kantor Pertamina EP Rantau.

Bukan dengan kemarahan yang membabi buta, melainkan dengan keteguhan yang lahir dari rasa lelah menumpuk selama puluhan tahun.

BACA JUGA...  Jangan Biarkan Pipa Minyak dan Gas Mengalir Keluar Daerah

Spanduk mereka sederhana, “Kami Bukan Penonton di Tanah Sendiri.”

Di depan pagar kantor, suara orator bergema, menggugat kesenjangan antara janji dan kenyataan.

Salah satu tokoh masyarakat, Abu Hamzah, berdiri di antara kerumunan sambil menggenggam mikrofon dari pengeras suara yang sudah berkarat.

“Kami tidak menolak investasi. Kami tidak ingin perusahaan hengkang,” ujarnya lantang. “Tapi kami menuntut keadilan. Kami ingin tahu ke mana uang Corporate Social Responsibility (CSR) itu pergi, dan mengapa Badan Pengelolaan Migas Aceh (BPMA) tidak dilibatkan dalam keputusan penting tentang minyak kami sendiri.”

Kata-katanya disambut riuh tepuk tangan. Di wajah para peserta aksi, ada amarah, tapi juga ada harapan [bahwa suara mereka kali ini akan didengar, tidak lagi dipinggirkan oleh kekuasaan].

BACA JUGA...  Iboy, Pemimpin yang Tumbuh dari Tanah Kuala Penaga

UUPA, BPMA, dan Kedaulatan yang Hilang di Tengah Jalan

Berita Terkait

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri
Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap
Lilawangsa Run 2026: Berlari Merawat Asa, Memulihkan Luka Pascabencana
Jembatan untuk Pulang, Jalan untuk Bangkit

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Kamis, 3 September 2026 - 13:44 WIB

Tiga Hari Yang Menguji Diri

Kamis, 3 September 2026 - 10:34 WIB

Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:29 WIB

Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Berita Terbaru

FEATURE

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Rabu, 9 Sep 2026 - 18:16 WIB

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal.

PEMERINTAHAN

Illiza Sa’aduddin Djamal Raih PRIWOLA 2026

Rabu, 9 Sep 2026 - 13:48 WIB

OLAHRAGA

Tak Boleh Ada Pemain Profesional di Liga Santri 2026

Selasa, 8 Sep 2026 - 18:08 WIB