Iboy, Pemimpin yang Tumbuh dari Tanah Kuala Penaga

Iboy, Pemimpin yang Tumbuh dari Tanah Kuala Penaga. [Foto Dok | mediaaceh.co.id | Awelatam].

“Kalau jembatan itu terwujud, bukan hanya ekonomi yang bergerak, tapi hati warga pun akan lebih dekat,” ucapnya penuh harap.

[Iboy. Calon Datok Penghulu Kuala Penaga].

“Membangun kampung dengan kerja nyata, bukan sekadar kata.”

SORE ITU, di tepi jalan tanah yang menghubungkan Dusun Kuala Penaga dan batas Kecamatan Seruway, seorang lelaki berkulit sawo matang tampak berdiri memperhatikan aliran air di bawah jembatan kayu yang mulai lapuk.

BACA JUGA...  TAPD Aceh Selatan di Kendalikan Pj. Bupati

Angin membawa aroma lumpur dan suara anak-anak yang tertawa di kejauhan. Lelaki itu adalah Iboy, calon Datok Penghulu Kampung Kuala Penaga untuk periode 2025–2031.

Ia bukan pejabat, bukan pula orang kota yang datang dengan janji. Ia anak kampung itu sendiri. Lahir pada 3 November 1985, dibesarkan di tengah hiruk-pikuk kehidupan nelayan, petani, dan pekebun yang bergantung pada alam.

BACA JUGA...  Ketika Pena dan Pengawasan Bertemu

“Dari kecil saya sudah tahu kerasnya hidup di kampung ini,” katanya pelan, menatap hamparan sawah yang menguning. “Karena itu saya tahu apa yang dibutuhkan warga, bukan hanya apa yang ingin didengar.”

Tumbuh dari Jerih Payah dan Keuletan.

Iboy, anak ketiga dari pasangan Rusli Yusuf dan Siti Badriah, menghabiskan masa kecilnya di SDN Kuala Penaga, lalu melanjutkan ke SMPN 1 Kualasimpang dan SMAN 2 Kejuruan Muda.