Bagi sebagian warga, bantuan negara bukan sekadar angka dalam dokumen kebijakan. Itu adalah kesempatan untuk membeli kasur baru, memperbaiki dinding rumah, atau membuka kembali warung kecil yang menjadi sumber penghidupan keluarga.
“Kalau rumah sudah diperbaiki, kami bisa mulai lagi,” kata seorang warga.
Regulasi Bantuan Bencana Telah Tersusun Rapi
BENCANA mungkin datang dari alam. Namun kecepatan pemulihan sangat ditentukan oleh manusia dan sistem yang mereka bangun.
Di Aceh Tamiang, regulasi tentang bantuan bencana sebenarnya telah tersusun rapi dari tingkat undang-undang hingga petunjuk teknis.
Tetapi bagi warga yang rumahnya rusak dan hidupnya terguncang, yang paling penting bukanlah banyaknya aturan.
Yang mereka tunggu adalah satu hal sederhana [kehadiran negara yang benar-benar sampai ke pintu rumah mereka]. [].




