TAPAKTUAN (MA) – Sebagian pemukiman penduduk di Kecamatan Kluet Timur, dilaporkan, kemarin, mengalami banjir setinggi pinggang orang dewasa.
Musibah itu, terjadi akibat hujan lebat yang mengguyur kawasan udik itu sejak siang hingga menjelang berbuka puasa.
Menurut laporan warga setempat, genangan banjir memutuskan akses penduduk dari dan antar pemukiman.
“Kami tidak bisa bergerak melakukan aktifitas, karena ruas jalan digenangi banjir hampir setinggi pinggang orang dewasa,” kata salah seorang warga Kecamatan Kluet Timur, Marzuki, (40).
Menurutnya, tiga desa yang dilanda banjir itu yakni Gampong Lawecimanok, Gampong Lawebuloh Didi dan Gampong Lawesawah.
Ketiga desa ini, berada di pelosok wilayah Kecamatan Kluet Timur dan terisolir dengan ibukota kecamatan di Gampong Payadapur karena dipisahkan oleh pegunungan Gunung Sikorong.
Tidak ada kerusakan yang parah terhadap fasilitas umum dan perumahan penduduk, kecuali tanaman pala wija penduduk petani di sana rusak sebagiannya.
Dilaporkan, kawasan tiga desa tersebut, sering mengalami banjiri, selain akibat hujan lebat, juga kontur tanah pemukiman penduduk tampak rendah.
Sungai yang membentang dipinggir pemukiman itu lebih tinggi dengan kawasan pemukiman.
Camat Kluet Timur Khairunas, SE, ketika dihubungi wartawan, di Tapaktuan. Senin, (3/4), mengatakan, kondisi banjir tidak terlalu parah.
“Hanya genangan saja, jadi tidak ada yang mengkhawatirkan, genangan di jalan airnya cepat surut,” katanya.(Maslow Kluet).




