KETIKA EMPAT JEEP MENEMBUS MALAM

Minggu, 7 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketika Jeep Menembus Malam Pekat.

Ketika Jeep Menembus Malam Pekat.

Jeep harus naik turun gundukan lumpur. Berkali-kali ban tergelincir. Berkali-kali pohon tumbang harus dipotong manual. Hanya suara mesin Jeep dan sorot lampu kuning yang melawan pekatnya malam.

Ketika akhirnya tiba, warga Babo menyambut mereka tanpa sorak, tanpa tepuk tangan, hanya dengan pandangan lega yang basah oleh rasa satu kata; diselamatkan.

BACA JUGA...  Dari Aceh Tamiang ke Langkat; Kisah tentang Harapan yang Disatukan oleh CSR

Babo ini terisolir total,” tutur Anto lirih setelah menurunkan bantuan.

“Mereka butuh pertolongan cepat. Kalau boleh jujur, kami berharap lembaga-lembaga besar, termasuk internasional, masuk ke Tamiang. Ini kondisinya… mirip tsunami.”

Ia berhenti sejenak. Menatap gelap pegunungan. “Kami tidak bisa banyak. Tapi setidaknya sedikit meringankan.

Pulang; Malam yang Mengajari Arti Menjadi Manusia.

BACA JUGA...  Birokrasi di Tengah Bencana

SETELAH seluruh sembako dibagikan, empat Jeep itu kembali mengarah ke Kualasimpang lalu pulang ke Medan. Perjalanan pulang sama beratnya, namun hati mereka lebih ringan.

Mereka tidak membawa trofi. Tidak membawa penghargaan. Tidak membawa liputan media besar.

Tapi mereka membawa sesuatu yang tidak bisa dibeli; rasa lega telah menjadi bagian kecil dari ikhtiar kemanusiaan.

BACA JUGA...  Anang Iskandar: Hakim yang Ditangkap BNN Wajib Menjalani Rehabilitasi Bukan Dipenjara

Dan di belakang mereka, Aceh Tamiang [tanah yang tengah menahan denyutnya] menatap dengan harapan agar besok ada lagi orang-orang baik yang datang.

Berita Terkait

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK
Merawat Damai Dari Pidie Jaya
Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:36 WIB

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Berita Terbaru

NASIONAL

Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:30 WIB

Pedagang  berdiri dan depan "lapak", berharap Pemkab peduli terhadap keberadaan Pasar Inpres Tapaktuan, Selasa, (22/9/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

EKBIS

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:23 WIB

Petugas melayani beberapa warga yang membeli paket pasar murah di Gerai KDMP Gampong Air Pinang Tapaktuan, Senin, (22/9/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

EKBIS

Jelang HUT TNI Ke-81, Warga Serbu Pasar Murah 

Selasa, 22 Sep 2026 - 17:58 WIB

Usai menyerahkan kursi roda, Bunda Salma berbincang-bincang dengan Samsuddin Pasaribu salah warga yang sakit lumpuh di Gampong Samakurok, Selasa, (22/9).

PEMERINTAHAN

Bunda Salma Serahkan Kursi Roda untuk Warga Lumpuh

Selasa, 22 Sep 2026 - 16:15 WIB

FEATURE

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Selasa, 22 Sep 2026 - 11:36 WIB