Kesaksian Rakyat di Bawah Sumur Minyak; Kisah Kezaliman Menyakitkan dari Rantau Field

Minggu, 5 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi III DPRK Aceh Tamiang. Maulizar Zikri. [Foto Dok. | mediaaceh.co.id | Awelatam].

Ketua Komisi III DPRK Aceh Tamiang. Maulizar Zikri. [Foto Dok. | mediaaceh.co.id | Awelatam].

Kasus ini bukan sekadar soal sertifikat, tapi tentang harga diri dan martabat masyarakat kecil yang menjadi korban ketidakpedulian korporasi pelat merah.

Dalam logika keadilan sosial, kehadiran negara semestinya menjadi pelindung bukan sekadar penonton atas praktik ketimpangan yang mencederai nurani.

Bagi warga Desa Dalam dan Suka Jadi, harapan kini bergantung pada keberanian wakil rakyat dan suara publik. Mereka hanya ingin apa yang sudah menjadi hak mereka: tanah yang sah secara hukum, dan kehidupan yang layak di tengah sumber daya yang melimpah.

BACA JUGA...  Kegagalan Kebijakan Penangkapan Ikan Terukur; KKP Mesti Umumkan Perusahaan Lelang Ikan

Di penghujung rapat, sunyi terasa menekan. Tak ada kata yang lebih menohok selain kalimat Maulizar Zikri yang menggema:

“Empat tahun menunggu, baru dua sertifikat selesai. Sementara sumur minyak terus menyala setiap hari. Di mana hati nurani Pertamina?”

Dari catatan redaksi; Kasus ini adalah cermin ketimpangan struktural yang masih membayangi hubungan antara perusahaan besar dan masyarakat sekitar tambang. Saat sumber daya alam terus disedot, keadilan sosial seolah tertinggal di dasar sumur minyak. [].

BACA JUGA...  Usman Lamreung: Partai atau Egosentris Syahwat Politik Pemenuhan Kekuasaan?

Berita Terkait

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri
Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap
Lilawangsa Run 2026: Berlari Merawat Asa, Memulihkan Luka Pascabencana
Jembatan untuk Pulang, Jalan untuk Bangkit
Ketika Jalan Kembali Terang

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Kamis, 3 September 2026 - 13:44 WIB

Tiga Hari Yang Menguji Diri

Kamis, 3 September 2026 - 10:34 WIB

Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:29 WIB

Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Wagub Aceh Raih Penghargaan Penguat Ekonomi Syariah

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:34 WIB

RAGAM BERITA

35 Peserta Muda Berebut Tiket Bintang Radio Nasional

Minggu, 6 Sep 2026 - 12:59 WIB