Usman Lamreung: Partai atau Egosentris Syahwat Politik Pemenuhan Kekuasaan?

Usman Lamreung; peneliti di Lembaga ERD Aceh

Usman Lamreung: Partai atau Egosentris Syahwat Politik Pemenuhan Kekuasaan?

BANDA ACEH (MA) – Ada ‘tamsil’ [Kalau ingin merubah dan membangun pemerintahan apakah harus mendirikan partai?] yang menjadikan ‘multi tafsir’ menggapai puncak tertinggi pada suatu tataran pemerintahan.

Masih mengedepankan ‘syahwat politik’, mereka mampu merubah segalanya menjadi jauh lebih baik, apakah iya seperti itu, jawabannya hanya mereka yang memiliki ‘libido poltik egosentris’ dan kelompok, yang bisa menjawab.

BACA JUGA...  Membangun Aceh yang Islami dan Modern melalui Program "Syiah Kuala Islamic Center"

Bagi mereka [Partai Politik] Politik lebih diartikan, jalan untuk menempuh kekuasaan tertinggi, cara apapun dilakukan demi syahwat keberhasilan berpolitik pragmatis yang bersifat temporer [Tak abadi], baik jalan kotor atau tidak.

Spekulasi, Konspirasi sampai ancaman mendominasi mewarnai pola berpolitik yang tidak mengedepankan pola demokrasi yang seharusnya dijalankan oleh partai politik lokal dan nasional.

BACA JUGA...  BEM - TR Desak Kejari dan Inspektorat Selesaikan Kasus Markup Kerjasama UGM dengan Pemkab Aceh Singkil

Hal-hal yang menjual nama, untuk rakyat, demi rakyat. Merupakan kamuflase untuk mengelabui politik praktis menjadi fragmatis, lagi-lagi rakyat dirugikan, partai melenggang dengan hegemoni masyarakat.

Adesi menjadi gambaran sesama partai politik lokal dan nasional, masing-masing partai mempertahankan egosektoral yang menjadi dogma dalam menjalankan misi partainya.

Penulis: SyawaluddinEditor: Syawaluddin Ksp