Bagi masyarakat yang menunggu akses kembali terbuka, waktu memang menjadi persoalan penting. Tetapi bagi pekerja di lapangan, keselamatan, cuaca, ketersediaan material, dan kondisi medan juga menjadi bagian dari proses pembangunan.
Air Bersih untuk Fasilitas Publik
PEKERJAAN TNI AD di wilayah Korem 011/Lilawangsa tidak berhenti pada pembangunan jembatan.
Persoalan air bersih juga menjadi bagian dari program teritorial.
Melalui program Manunggal Air Bersih, TNI AD membangun sumur bor di berbagai lokasi, termasuk lingkungan dayah, pesantren, dan fasilitas umum.
Ali Imran menyebut, sejak dirinya menjabat sebagai Danrem 011/Lilawangsa, sekitar 180 sumur bor telah dibangun.
Salah satu proyek yang disebutnya memiliki arti penting adalah penyediaan air tawar untuk Masjid Agung Islamic Center Lhokseumawe.
Selama sekitar 20 tahun, fasilitas tersebut menghadapi persoalan air asin. Program penyediaan air tawar kemudian dilakukan untuk menjawab kebutuhan tersebut.
Program air bersih itu memperlihatkan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan jalan dan jembatan.
Air merupakan kebutuhan dasar. Ketika sumber air bersih tersedia, aktivitas masyarakat, pendidikan, ibadah, dan pelayanan publik dapat berjalan lebih baik.




