Tarmizi Age Minta BPK Audit SKPA

Kamis, 24 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH  | MA — Inisiator Aceh Goet, Tarmizi Age, meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan pemeriksaan terhadap Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), terutama instansi yang mengelola anggaran Transfer ke Daerah (TkD) dalam jumlah besar.

Permintaan tersebut disampaikan Tarmizi Age pada Kamis (24/9/2026). Ia menilai Pemerintah Aceh perlu memastikan seluruh anggaran yang telah dialokasikan dapat segera direalisasikan melalui program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

BACA JUGA...  Ketua DPP FKPPA Kutuk Penggelaran Konser Pada Malam 1 Muharram di Aceh 

“Jangan sampai dinas-dinas yang menerima anggaran besar justru lamban dalam merealisasikan program. Rakyat Aceh menunggu hasil pembangunan yang nyata di lapangan,” kata Tarmizi Age.

Menurutnya, sejumlah sektor yang memiliki peran strategis, seperti pengairan, PUPR, perumahan dan kawasan permukiman (Perkim), kelautan dan perikanan, serta pertanian, perlu menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat dan pemulihan ekonomi daerah.

BACA JUGA...  Wagub Pimpin Rakor Pemulihan Pascabencana

“Kalau kegiatan dan kerja SKPA lamban, Aceh akan semakin sulit bergerak maju. Karena itu diperlukan evaluasi, koreksi, dan bila diperlukan pemeriksaan oleh lembaga yang memiliki kewenangan,” ujarnya.

Tarmizi menyebut BPK merupakan lembaga negara yang bebas dan mandiri dengan kewenangan memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara, termasuk yang dikelola pemerintah daerah. Berdasarkan UU Nomor 15 Tahun 2004, pemeriksaan BPK meliputi pemeriksaan keuangan, pemeriksaan kinerja, dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu.

BACA JUGA...  Dinas Pendidikan Aceh Harus Terbuka

Berita Terkait

Musriadi: Kurikulum Bahasa Aceh Harus Diterapkan di Semua Jenjang Sekolah
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
Arianto Pimpin Bumdesma Kebayakan
PABPDSI Perkuat Peran Desa
Irigasi Terbengkalai, Petani Kluet Utara Menjerit, FPKR Angkat Bicara
Bendera Bintang Bulan hingga Banjir Aceh Disorot dalam Ngopi Sore DPRA
Persiapan HSN 2026, Ayah Wa Gandeng Ulama 
Bupati Asel HMW Lantik Sembilan Plt Jadi Definitif, Dua Lainnya “Impor”

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Musriadi: Kurikulum Bahasa Aceh Harus Diterapkan di Semua Jenjang Sekolah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Arianto Pimpin Bumdesma Kebayakan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:04 WIB

PABPDSI Perkuat Peran Desa

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Bendera Bintang Bulan hingga Banjir Aceh Disorot dalam Ngopi Sore DPRA

Berita Terbaru

Saat ODGJ asal Cot Petisah, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara mau dirujuk ke RS Cut Mutia di Lhokseumawe yang didampingi oleh Kepala Puskesmas Blang Glumpang, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Aparatur Gampong setempat, Sabtu (10/10).

KESEHATAN

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Sabtu, 10 Okt 2026 - 12:57 WIB

Arianto, Direktur Bumdesma terpilih Kecamatan Kebayakan.
Foto: mediaaceh.co.id/Salhadi

PEMERINTAHAN

Arianto Pimpin Bumdesma Kebayakan

Sabtu, 10 Okt 2026 - 10:15 WIB

Lounching peringatan Hari Desa Nasional 2027 dan Kick Off Liga Indonesia 2926-2027 di Bandung Barat Jabar, Sabtu, (10/10/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

PABPDSI Perkuat Peran Desa

Sabtu, 10 Okt 2026 - 10:04 WIB