Jejak Cut [Nyak] Meutia di Tanah ‘Endatu’ Terabaikan, Dipugar TNI

Kamis, 17 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jejak Cut [Nyak] Meutia di Tanah 'Endatu' Terabaikan, Dipugar TNI. [Foto Dok. | mediaaceh.co.id | Laung].

Jejak Cut [Nyak] Meutia di Tanah 'Endatu' Terabaikan, Dipugar TNI. [Foto Dok. | mediaaceh.co.id | Laung].

[Foto Dok. | mediaaceh.co.id | Laung].
Korem 011 Lilawangsa berkolaborasi dengan Universitas Malikussaleh. Komandan Resort Militer (Danrem) Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran hadirkan Dr. Mohammad Haekal untuk terjun bersama ke lokasi Makam Cut Nyak Meutia.

Makam Cut Meutia

Makam Pahlawan Nasional Cut Nyak Meutia, terletak di Kawasan Hutan Belantara Lindung gunung Lipeh, Ujong Krueng Keureuto, Kecamatan Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara [Merupakan icon kebanggaan Aceh].

BACA JUGA...  Ketua dan Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang Sahkan APBK 2026

Bukti history, sosok Cut Nyak Meutia salah satu srikandi asal Aceh basis perjuangan Kemerdekaan Indonesia yang paling diincar oleh sekutu belanda pada masa itu. Namanya pun diabadikan berbagai tempat dan mata uang.

Namun mirisnya kondisi makam tempat peristirahatan terakhir jasad pejuang, berbanding terbalik dengan para leluhur hadiahkan kepada generasi penerus bangsa selaku penikmat kemerdekaan, khususnya masyarakat Aceh.

BACA JUGA...  Aceh Diantara Covid19 dan Kepatuhan

Lebih menyedihkan, taman kompleks makam sebelum dipugar TNI Korem 011/Lilawangsa beserta jajaran, kondisinya sangat memilukan, miris runyam memprihatinkan tak terawat.

Padahal pada masanya, dikenal sebagai ahli strategi perang ulung dengan moto sakti sang pejuang gigih [Merdeka atau Mati] penggugah semangat perjuangan yang berkobar, namun riwayatmu kini hanya tinggal kenangan.

Berita Terkait

Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap
Lilawangsa Run 2026: Berlari Merawat Asa, Memulihkan Luka Pascabencana
Jembatan untuk Pulang, Jalan untuk Bangkit
Ketika Jalan Kembali Terang
Spanduk Bernada Kritik terhadap FKM Pasee Muncul di Sejumlah Titik Kota Lhokseumawe
Dari Lumpur dan Arus Deras, Armia Pahmi Menata Kembali Aceh Tamiang
Aceh dan Janji yang Belum Tuntas
Menjemput Hak Warga di Jakarta

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Lilawangsa Run 2026: Berlari Merawat Asa, Memulihkan Luka Pascabencana

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Jembatan untuk Pulang, Jalan untuk Bangkit

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Ketika Jalan Kembali Terang

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:31 WIB

Spanduk Bernada Kritik terhadap FKM Pasee Muncul di Sejumlah Titik Kota Lhokseumawe

Berita Terbaru

NEWS FEATURE

Di Tengah Gelombang Aceh, ABAS Memilih Jalur Konstitusional

Minggu, 16 Agu 2026 - 10:13 WIB