Inilah Lokasi Wisata di Aceh, Menawan Dan Menakjubkan

Jumat, 14 Juli 2017

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

13.  Gua putri pukes 

Gua putri pukes adalah salah satu objek wisata di Aceh Tengah yang  terletak kaki bukit kecamatan kebayakan arah menuju ke Nosar kira-kira sekitar 2 km dari ibu kota Kabupaten Aceh Tengah, menurut lagenda Putri Pukes berasal dari tanah Gayo, yang mengisah seorang putri raja yang menyakai seorang pangeran kerajaan lain lalu memohon pada orang tuanya untuk mareka di nikahkan, awalnya orangtua sang putrid tidak menyetujui karena negeri sang pangeran sangat jauh namun putri dan pangeran sangat gigih memperjuangkan cintanya, akhirnya mareka di nikahkan. Setelah menikah sang putri harus tinggal bersama dan di kerajaan suaminya. Putri pukes mohon pamit pada orang tuanya dan diantar oleh pengawal,  kalaupun dengan hati yang sangat sedih orang tuanya juga harus melepaskan anaknya.

14.  Gua Loyang Datu Merah Mege 

BACA JUGA...  Somasi Dicabut Persoalan Dugaan Keracunan SPPG Blang Nisam Selesai

Gua Loyang Datu Merah Mege  adalah sebuah objek wisata yang berpanorama sangat indah, goa ini terletak di Isak Kecamatan Linge sekitar 26 km dari ibu kota Takengon, keindahannya goa laying datu ini  dilengkapi dengan tempat peristirahatan dan tempat duduk untuk menikmati air deras yang mengalir didasar Goa. Menurut Petua(orang tua saksi sejarah) yang ada di Linge, dahulu gua ini digunakan untuk perlintasan membawa kerbau dari Linge ke Takengon, begitu juga sebaliknya dari Takengon ke Linge Takengon.Menuju ke lokasi gua dari jalan raya menuruni anak tangga semen yang dibuat Pemda. Beragam tanaman tumbuh disekitar gua, antara lain durian (Durio zibethinus), tenung, kemiri (Aleurites moluccano), kayu manis (Gly-cyrhiza glabra), kopi (coffea sp), geding, bambu (bambusa Sp), dan Damar (Shorea javanica).

Berita Terkait

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh
Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
Menjaga Gegedem Tetap Bertalu, Merawat Ingatan Budaya Tanah Gayo
Rapai Geurimpheng, Seni Tradisi Aceh yang Menyatukan Bunyi, Gerak dan Syair

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh

Berita Terbaru

Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M. Si.

PEMERINTAHAN

Haili Yoga: MPP Citra Pelayanan Daerah

Jumat, 23 Okt 2026 - 11:51 WIB