Gua putri pukes adalah salah satu objek wisata di Aceh Tengah yang terletak kaki bukit kecamatan kebayakan arah menuju ke Nosar kira-kira sekitar 2 km dari ibu kota Kabupaten Aceh Tengah, menurut lagenda Putri Pukes berasal dari tanah Gayo, yang mengisah seorang putri raja yang menyakai seorang pangeran kerajaan lain lalu memohon pada orang tuanya untuk mareka di nikahkan, awalnya orangtua sang putrid tidak menyetujui karena negeri sang pangeran sangat jauh namun putri dan pangeran sangat gigih memperjuangkan cintanya, akhirnya mareka di nikahkan. Setelah menikah sang putri harus tinggal bersama dan di kerajaan suaminya. Putri pukes mohon pamit pada orang tuanya dan diantar oleh pengawal, kalaupun dengan hati yang sangat sedih orang tuanya juga harus melepaskan anaknya.
Gua Loyang Datu Merah Mege adalah sebuah objek wisata yang berpanorama sangat indah, goa ini terletak di Isak Kecamatan Linge sekitar 26 km dari ibu kota Takengon, keindahannya goa laying datu ini dilengkapi dengan tempat peristirahatan dan tempat duduk untuk menikmati air deras yang mengalir didasar Goa. Menurut Petua(orang tua saksi sejarah) yang ada di Linge, dahulu gua ini digunakan untuk perlintasan membawa kerbau dari Linge ke Takengon, begitu juga sebaliknya dari Takengon ke Linge Takengon.Menuju ke lokasi gua dari jalan raya menuruni anak tangga semen yang dibuat Pemda. Beragam tanaman tumbuh disekitar gua, antara lain durian (Durio zibethinus), tenung, kemiri (Aleurites moluccano), kayu manis (Gly-cyrhiza glabra), kopi (coffea sp), geding, bambu (bambusa Sp), dan Damar (Shorea javanica).