Inilah Lokasi Wisata di Aceh, Menawan Dan Menakjubkan

Jumat, 14 Juli 2017

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kenapa sungai ini menjadi istimewa karena sungai alas memiliki sungai yang sangat jernih dengan bentuk sungai yang berkelok serta terletak di salah satu hutan tropis hijau terbesar di dunia. Sungai ini sangat cocok untuk jadi bahan petualangan bagi anak muda yang suka tantangan dengan berarum jeram, jeramnya yang menantang dengan sungai yang bersih membuat pengunjung akan ketagihan untuk merasakan sensasinya. Wajar jika kemudian berbagai petualang dari berbagai negara  banyak yang datang ke sungai alas untuk merasakan tantangannya.

BACA JUGA...  Pesona Pesisir Timur Aceh akan Digelar di Langsa, Catat Tanggalnya!

32. Tugu Nol Kilometer 

Tugu Nol Kilometer Tidak lengkap rasanya jika berlibur ke Aceh namun tidak mengunjungi Tugu Nol Kilometer. Monumen ini merupakan simbol dari perbatasan negara Indonesia. Lokasi tugu berada di Desa Iboih Ujong Ba’u, Kec. Sukakarya, Kota Sabang, Pulau Weh, Aceh. Jarak antara tugu nol kilometer dan Kota Sabang adalah sekitar 29 km dan membutuhkan waktu kurang lebih 55 menit dengan menggunakan kendaraan motor

34. Museum Tsunami

Pada tahun 2004 Tsunami menerjang Aceh dan menyisakan duka bagi warga Aceh yang telah selamat pada saat itu. Untuk mengenang sekaligus menghormati korban yang meninggal dalam musibah tsunami, dibangunlah sebuah Museum Tsunami yang berlokasi di Jalan Sultan Iskandar Muda pada tahun 2009. Terdapat lorong panjang ditambah dengan suara gemuruh ombak dan kucuran air di sepanjang lorong yang akan mengingatkan anda pada bencana besar tersebut. Banyak wisatawan yang mengunjungi Museum ini dan melihat apa saja yang tersisa dari gelombang tsunami. Ada banyak benda sisa bencana tsunami yang di pajang. seperti sepeda milik korban. Selain benda sisa bencana tersebut, juga ada foto korban meninggal dan cerita tentang kesaksian korban yang selamat, dan juga alat simulasi elektronik gempa bumi.

Berita Terkait

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh
Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
Menjaga Gegedem Tetap Bertalu, Merawat Ingatan Budaya Tanah Gayo
Rapai Geurimpheng, Seni Tradisi Aceh yang Menyatukan Bunyi, Gerak dan Syair

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Bakal Calon Ketua PWI Aceh Muhammad Saman Lolos Verifikasi SC

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14 WIB

Wakil Bupati Asel H. Baital Mukadis bersama Dandim 0207/Asel Andrino Lubis memberikan motivasi kepada petugas agar penanganan longsor lebih cepat dan sempurna.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:09 WIB