Hutan yang Dikhianati: Krisis Tata Kelola, Ketamakan, dan Masa Depan Aceh

Selasa, 6 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dok : Iqbal Peudada, Bireuen.

Dok : Iqbal Peudada, Bireuen.

Langkah konkret yang dibutuhkan hari ini tidak berhenti pada penegakan hukum yang tegas, tetapi juga reformasi tata kelola sumber daya alam yang partisipatif, transparan, dan berkeadilan. Pendidikan lingkungan, penguatan kapasitas masyarakat adat, serta kolaborasi lintas sektoral harus menjadi fondasi utama untuk membalik arah kebijakan dari kehancuran menuju keberlanjutan. Jika tidak, maka hutan Aceh akan terus dikorbankan, dan bencana demi bencana hanya tinggal menunggu waktu.***

BACA JUGA...  HANI 2022 dan Keprihatinan Terhadap Pemenjaraan Penyalah Guna Narkotika

Penulis : Pemerhati Sosial

Berita Terkait

Korupsi Tak Pernah Kehabisan Pelaku
Menagih Janji “Manis” Bupati Asel:  Antara Beban Moral dan Realita Fiskal
Dari Ruang Curhat
Problem Aceh Selatan, WPR Versus  Tambang Ilegal 
Hari Damai, Bendera, Dan Pertarungan Politik Aceh
Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian
Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya
Polemik BPJN Aceh, Berbagai Pihak Ajak Kedepankan Solusi untuk Pembangunan Jalan Nasional

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:56 WIB

Korupsi Tak Pernah Kehabisan Pelaku

Selasa, 29 September 2026 - 17:40 WIB

Menagih Janji “Manis” Bupati Asel:  Antara Beban Moral dan Realita Fiskal

Sabtu, 12 September 2026 - 09:38 WIB

Dari Ruang Curhat

Rabu, 2 September 2026 - 13:07 WIB

Problem Aceh Selatan, WPR Versus  Tambang Ilegal 

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:46 WIB

Hari Damai, Bendera, Dan Pertarungan Politik Aceh

Berita Terbaru

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa).

PEMERINTAHAN

Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 

Rabu, 4 Nov 2026 - 23:42 WIB