Galeri Kopi Indonesia: Menyelami Rasa, Menelusuri Cerita dari Biji ke Cangkir

Senin, 27 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dikelilingi hamparan kebun kopi yang hijau, suasana di galeri terasa semakin hidup. Udara pegunungan yang sejuk berpadu dengan lanskap alami menciptakan pengalaman yang autentik, seolah setiap tegukan kopi memiliki keterhubungan langsung dengan tanah tempat ia berasal.

Tak hanya menjadi destinasi wisata, galeri ini juga berperan sebagai ruang pertemuan para pelaku industri kopi. Berbagai kegiatan seperti workshop, pelatihan, hingga diskusi rutin digelar, menjadikannya pusat pembelajaran yang dinamis. Di sini, kopi dipandang sebagai bagian dari budaya Gayo yang harus dijaga sekaligus dikembangkan.

BACA JUGA...  Ternyata Kapal Layar Yang Terdampar di Sabang Sengaja Ditinggalkan Pemiliknya

Duta Wisata Aceh Tengah, Win Marza H. Munthe, menilai Galeri Kopi Indonesia sebagai inovasi penting dalam pengembangan wisata berbasis edukasi. “Tempat ini mengajak orang tidak hanya menikmati kopi, tetapi juga memahami proses panjang di balik setiap cangkirnya,” ujarnya.

Sejak berdiri pada 2016, Galeri Kopi Indonesia terus berkembang dan menjadi salah satu destinasi favorit di Aceh Tengah. Beragam pilihan kopi berkualitas tersedia, memberi kesempatan bagi pengunjung untuk menemukan cita rasa yang paling sesuai dengan selera mereka.

BACA JUGA...  DPD Forkab Banda Aceh Desak Kepolisian Tuntaskan Proses Hukum Munirwan

Lebih dari sekadar tempat singgah, Galeri Kopi Indonesia adalah ruang pengalaman. Di sinilah rasa, pengetahuan, dan tradisi bertemu—mengajak siapa pun untuk tidak hanya minum kopi, tetapi benar-benar memaknainya.

Berita Terkait

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh
Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
Menjaga Gegedem Tetap Bertalu, Merawat Ingatan Budaya Tanah Gayo
Rapai Geurimpheng, Seni Tradisi Aceh yang Menyatukan Bunyi, Gerak dan Syair

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Firdaus Diberhentikan dari Anggota PWI

Rabu, 28 Okt 2026 - 16:33 WIB

Wakil bupati Aceh Utara Tarmizi Panyang saat mengikuti pertemuan pemetaan wilayah banjir dan longsor bersama BPBD Aceh Utara.

PEMERINTAHAN

BPBD Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor Aceh Utara

Selasa, 27 Okt 2026 - 19:06 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM

PEMERINTAHAN

Bibit Siklon 98B Ancam Hujan Ekstrem, Ayah Wa Minta Warga Siaga

Selasa, 27 Okt 2026 - 12:31 WIB