Galeri Kopi Indonesia: Menyelami Rasa, Menelusuri Cerita dari Biji ke Cangkir

Senin, 27 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGAH (MA) — Di dataran tinggi Gayo, kopi tidak pernah sekadar soal rasa. Ia adalah rangkaian panjang cerita tentang alam, tradisi, dan tangan-tangan yang merawatnya sejak dari kebun. Semua kisah itu dirangkai dalam satu ruang bernama Galeri Kopi Indonesia, destinasi wisata edukatif yang mengajak pengunjung memahami kopi lebih dalam dari sekadar tegukan.

BACA JUGA...  Saat Rapat Persiapan Sabang Sail 2017, Ini Laporan Kadis Budpar Aceh

Berlokasi di Kecamatan Pegasing, galeri ini menghadirkan pengalaman yang berbeda dari kebanyakan tempat ngopi. Pengunjung diajak menyusuri perjalanan kopi dari hulu ke hilir—mulai dari proses panen di kebun, pengolahan biji, hingga akhirnya menjadi secangkir kopi dengan karakter rasa yang khas.

Begitu memasuki area galeri, nuansa edukasi langsung terasa. Beragam informasi tentang kopi dari berbagai daerah di Indonesia disajikan secara menarik, mulai dari jenis, profil rasa, hingga sejarah panjang industri kopi nasional. Setiap sudut menghadirkan perspektif bahwa kopi memiliki identitas yang unik, tergantung dari tanah dan budaya tempat ia tumbuh.

BACA JUGA...  Darwati A Gani Raih Penghargaan Dekranas Award 2017

Namun, pengalaman di Galeri Kopi Indonesia tidak berhenti pada pengetahuan. Pengunjung juga dapat mengikuti sesi cupping, mencicipi berbagai varian kopi dengan karakter rasa yang berbeda. Di antara semuanya, kopi Gayo menjadi primadona—dikenal dengan aroma yang kuat, keseimbangan rasa, serta aftertaste yang bersih dan khas.

Berita Terkait

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh
Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
Menjaga Gegedem Tetap Bertalu, Merawat Ingatan Budaya Tanah Gayo
Rapai Geurimpheng, Seni Tradisi Aceh yang Menyatukan Bunyi, Gerak dan Syair

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh

Berita Terbaru

Anggota DPR-RI asal Aceh Muslim Ayub berfoto bersama jajaran Lapas Kelas IIA Banda Aceh, saat kunker ke rumah tahanan itu, Kamis, (3/9/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Muslim Ayub Lihat Kondisi Lapas Kelas IIA Banda Aceh

Jumat, 4 Sep 2026 - 17:46 WIB