Agam dan Inong Duta Wisata 2018 Pukau Pengunjung

Jumat, 26 Oktober 2018

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH (ADC) – Parade pakaian adat yang 46 Agam dan Inong Duta Wisata dari 23 kabupaten/kota di Aceh, memukau ratusan tamu undangan yang hadir pada pembukaan Pemilihan Duta Wisata ke-12 Tahun 2018 yang berlangsung di Hermes Palace Hotel Banda Aceh, Rabu  (24/10/2018) malam. 

Sebanyak 46 Agam dan Inong dari 23 kabupaten/kota di Aceh menampilkan parade modifikasi pakaian adat daerah masing-masing mulai dari bentuk bunga, kue karah, kapal, masjid, naga, hingga burung rangkong.

Kreator dan sekaligus makeup Duta Wisata Aceh Utara, Pasha mengatakan, modifikasi pakaian adat yang dipakai Inong Dea Nadhila dan Agam Fandy Pramudya dirancangnya memakan waktu 10 hari.

BACA JUGA...  Aceh Belum Ada Korban Virus Corona

“Kita berharap tahun depan bisa lebih bagus lagi. Artinya setiap daerah lebih prepare lagi memodifikasi busana daerahnya, sesuai icon dan kekhasan masing-masing,” ujarnya.

Even tahunan yang mengusung tema “Aceh Hebat melalui Peran dan Aksi Nyata Duta Wisata” ini dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Amiruddin yang diwakili Sekretaris, Rasyidah M. Dallah, SE, M.Si.

Dalam sambutannya Rasyidah mengatakan, even yang digelar setiap tahunnya ini sangat penting, dalam rangka membangun kesadaran dan motivasi generasi muda Aceh untuk mempromosikan keunggulan dan daya tarik pariwisata Aceh, di daerahnya masing-masing.

Menurut Rasyidah, Pemilihan Duta Wisata Aceh ke-12 yang berbasis pada generasi muda Aceh akan berdampak pada angka kunjungan wisatawan. Karena para duta wisata inilah, perpanjangantangan Disbudpar dalam menyampaikan informasi bahwa Aceh aman, nyaman, dan kondusif untuk dikunjungi wisatawan.

BACA JUGA...  Pemerintah Penuhi Hak Pendidikan Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Selain, juga bertujuan untuk membangun kepekaan dan kepedulian remaja Aceh terhadap upaya menjaga dan melestarikan budaya asli daerah sebagai salah satu sumber kekayaan dan kekuatan daerah Aceh.

“Aceh memerlukan pemuda yang dapat mempromosikan pariwisata Aceh, baik melalui media massa maupun media sosial, bahwa Aceh sebagai distinasi wisata halal dunia,” kata Rasyidah.

Sementara itu Kepala Bidang Pemasaran, Rahmadhani, M. Bus dalam laporannya mengatakan, selama karantina, 46 Duta Wisata (Agam/Inong) akan mengikuti berbagai tahapan seleksi dan pengujian akdemis yang akan diuji oleh tim dewan juri yang mencakup Agama, Sejarah dan Kebudayaan (adat istiadat), Kepariwisataan, Bahasa Inggris, Pengembangan Kepribadian (Psychotes), dan atraksi kesenian.

BACA JUGA...  Pangdam Iskandar Muda Irup 17-an

Lanjutnya, para duta wisata setelah mengikuti berbagai tahap penilaian dari dewan juri dan akan mengikuti malam final pemilihan Duta Wisata Aceh pada 28 Oktober di AAC Dayan Dawood, Darussalam, Banda Aceh.

“Kita berharap siapa pun nanti yang terpilih mewakili Aceh di tingkat nasional yang digelar di Provinsi Kalimantan Tengah, pada 20 hingga 25 November akan datang, bisa bersaing sportif meraih juara sehingga mengharumkan nama Aceh seperti 2013, Aceh pernah meraih juara dua,” demikian harap Rahmadhani. (R)

Berita Terkait

HPN 2027 di Lampung Inklusif dan Kolaboratif
Warga Aceh Timur Meriahkan JASERA 2026 Bersama Medco E&P Malaka
23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh
Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 21:09 WIB

HPN 2027 di Lampung Inklusif dan Kolaboratif

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:59 WIB

Warga Aceh Timur Meriahkan JASERA 2026 Bersama Medco E&P Malaka

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh

Berita Terbaru

Anggota DPR-RI asal Aceh Muslim Ayub berfoto bersama jajaran Lapas Kelas IIA Banda Aceh, saat kunker ke rumah tahanan itu, Kamis, (3/9/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Muslim Ayub Lihat Kondisi Lapas Kelas IIA Banda Aceh

Jumat, 4 Sep 2026 - 17:46 WIB