Digitalisasi dan Sosial Media Berperan  Meningkatkan Partisipasi Politik Global  Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045

Sabtu, 22 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Femas Rahmat Azra

SOSIAL media berfungsi sebagai lanskap dinamis di mana pengguna tidak hanya berperan sebagai konsumen informasi, tetapi juga produsen.

Setiap postingan, komentar, dan berbagi menciptakan ekosistem informasi yang saling terhubung.

Algoritma canggih yang mengatur apa yang muncul di feed kita sering kali membuat kita terjebak dalam “gelembung echo,” di mana hanya pandangan yang sejalan yang terdistorsi.

BACA JUGA...  Benarkah Kebijakan Pusat Tipu Aceh?

Melalui mekanisme itu, sosial media (sosmed)  bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga arena di mana opini bisa dibentuk dan diuji.

Selaku mahasiswa Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik USK, penulis menanggapinya, bahwa,  di era globalisasi ini, sosial media menjadi senjata ampuh dalam strategi politik.

Politisi, aktivis, dan gerakan sosial saat ini, memanfaatkan semua platform sosial media untuk menjangkau audiens yang lebih luas, lebih mudah dan dengan biaya yang relatif rendah. Saat ini perang politik bukan lagi perang senjata akan tetapi perang digital seperti pemanfaatan cyber account untuk kepentingan politik tertentu.

BACA JUGA...  BSI: Monopoli yang Menyengsarakan, Layanan yang Memalukan!

Namun, di balik kemudahan ini, terdapat risiko besar yaitu manipulasi informasi. Kita telah melihat contoh konkret di mana berita palsu dan propaganda dibanjiri feed pengguna, mengaburkan batas antara fakta dan disinformasi. Hal ini menciptakan iklim di mana kepercayaan publik terhadap institusi politik semakin terkikis.

Berita Terkait

Korupsi Tak Pernah Kehabisan Pelaku
Menagih Janji “Manis” Bupati Asel:  Antara Beban Moral dan Realita Fiskal
Dari Ruang Curhat
Problem Aceh Selatan, WPR Versus  Tambang Ilegal 
Hari Damai, Bendera, Dan Pertarungan Politik Aceh
Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian
Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya
Polemik BPJN Aceh, Berbagai Pihak Ajak Kedepankan Solusi untuk Pembangunan Jalan Nasional

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:56 WIB

Korupsi Tak Pernah Kehabisan Pelaku

Selasa, 29 September 2026 - 17:40 WIB

Menagih Janji “Manis” Bupati Asel:  Antara Beban Moral dan Realita Fiskal

Sabtu, 12 September 2026 - 09:38 WIB

Dari Ruang Curhat

Rabu, 2 September 2026 - 13:07 WIB

Problem Aceh Selatan, WPR Versus  Tambang Ilegal 

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:46 WIB

Hari Damai, Bendera, Dan Pertarungan Politik Aceh

Berita Terbaru

Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M. Si.

PEMERINTAHAN

Haili Yoga: MPP Citra Pelayanan Daerah

Jumat, 23 Okt 2026 - 11:51 WIB