Dewan Aceh Besar Dorong Optimalkan Penyuluh Pertanian

Kamis, 16 Maret 2017

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Besar | AP– Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Besar mendorong Dinas terkait optimalisasi peran dan kinerja penyuluh pertanian di daerah itu dalam pembangunan sektor pertanian tanaman pangan.

Ketua Komisi II DPRK Aceh Besar, Haddadi Djakfar, SE  hadir pada acara panen raya padi di Gampong Lingom,Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, Kamis (16/3/2017), mengatakan peran penyuluh pertanian menjadi perhatian pihaknya karena petani masih tergantung dengan bimbingan teknis dalam pengelolaan pertanian.

“Selama ini sudah bagus, tapi perlu ditingkatkan karena ketergantungan petani terhadap adanya pendamping kami lihat masih tinggi. Selama ini keberadaan Babinsa TNI sangat membantu, tapi tidak mungkin selamanya tergantung seperti itu,” katanya.

BACA JUGA...  Pecel Lele & Seafood Langsa: Surganya Penikmat Kuliner Laut di Pesisir Aceh Timur

Politisi Partai Nasdem Aceh Besar ini menyampaikan semua harus bersama-sama mendorong hal itu sehingga terwujud peningkatan kemandirian dan ketahanan pangan daerah dan nasional.

Ia menyampaikan perkembangan sektor pertanian tanaman pangan di daerah itu secara perlahan mengalami peningkatan walaupun sering mengalami persoalan seperti terbatasnya sumber air dan rentan dilanda banjir. Tetapi semua itu tidak begitu mempengaruhi nilai produkstivitas pertanian tanaman padi.

Menurut dia, yang sangat butuh pemahaman lebih bagi petani adalah terhadap teknis atau contoh langsung di lapangan untuk mengelolanya, baik tanaman muda maupun tanaman tua karena masyarakat dan petani hanya mengetahui jadwal musim, sementara perlakuan secara baik belum begitu berdampak terhadap peningkatan pendapatan mereka.

BACA JUGA...  Masjid Agung Nurul Makmur: Benteng Harapan Warga Aceh Singkil Kala Tsunami 2005

“Petani tahunya jadwal musim tanam, tapi menurut pantauan kami yang dibutuhkan mereka adalah contoh nyata dengan praktik langsung, bukan hanya teori, bila perlu sampai kepada olah hasil,” tegasnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan terhadap peran legislatif sesuai fungsinya mengawal berbagai kebijakan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar akan terus dilakukan,”kata Haddadi.

Haddadi selaku Ketua Komisi II DPRK Aceh Besar juga berharap peran media menyampaikan berbagai persoalan masyarakat dalam pengelolaan sektor pertanian sehingga kontrol sosial itu benar-benar membantu masyarakat dan petani.

BACA JUGA...  Anggota DPRK Nagan Raya Tabrak Trotoar

Untuk mendukung peningkatan ketahanan pangan Nasional tersebut, pihak Pemkab Aceh Besar, DPRK dan jajaran TNI AD  juga memiliki tugas dalam membantu Pemerintah. Termasuk di bidang perkuatan ketahanan pangan Nasional, dengan memanfaatkan lahan-lahan tidak produktif untuk dikelola menjadi lahan pertanian dan bekerja sama dengan dinas pertanian membuka lahan baru,”  tutup Haddadi.[DW]

Berita Terkait

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh
Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
Menjaga Gegedem Tetap Bertalu, Merawat Ingatan Budaya Tanah Gayo
Rapai Geurimpheng, Seni Tradisi Aceh yang Menyatukan Bunyi, Gerak dan Syair

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh

Berita Terbaru

Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM), Brigadir Jenderal TNI Mahesa Fitriadi.

EKBIS

Pangdam IM Dorong Pemberdayaan Ekonomi Desa

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:08 WIB

PEMERINTAHAN

HSN 2026, Aceh Tengah Gaungkan Perlindungan Santri

Kamis, 22 Okt 2026 - 21:29 WIB

Pengurus dan anggota PWI Simeulue berdiskusi dengan kandidat Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin pada acara perpisahan di Pelabuhan Penyeberangan Sinabang, Kamis sore, 22 Oktober 2026. (Foto: Ricky PWI Simeulue)

RAGAM BERITA

Nasir Nurdin Silahturahmi, PWI Simeulue: Dua Periode 

Kamis, 22 Okt 2026 - 21:20 WIB

RAGAM BERITA

PSI Aceh Gelar Pelatihan Jurnalistik 

Kamis, 22 Okt 2026 - 21:11 WIB

Kakankemenag Aceh Utara H. Fadli, S. Ag., M. Si.

PEMERINTAHAN

Kakankemenag Aceh Utara Apresiasi Ayah Wa Sukseskan HSN 2026

Kamis, 22 Okt 2026 - 15:19 WIB