Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian

Senin, 17 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Perikanan, pelabuhan, perdagangan, wisata bahari dan industri hasil laut sebenarnya bisa menjadi bagian dari masa depan Aceh.

Aceh jangan hanya menjadi daerah yang berada di dekat jalur perdagangan.

Kalau memang letaknya strategis, kenapa tidak mencoba menjadi bagian penting dari jalur tersebut?

Hal yang sama juga berlaku untuk pariwisata.

Aceh punya banyak tempat indah. Tapi menurut saya, wisata Aceh jangan hanya dijual dengan kalimat “pemandangannya indah”.

BACA JUGA...  Transformasi Timnas Indonesia : Dari Harapan Menjadi Kenyataan

Kita punya sejarah, budaya, kopi, kuliner, pulau, laut, gunung dan cerita masyarakat yang sebenarnya sangat menarik.

Yang perlu dipikirkan adalah bagaimana semua itu dikemas dengan baik sehingga wisatawan datang bukan hanya untuk melihat, tetapi juga tinggal lebih lama dan membelanjakan uangnya di masyarakat.

Dan yang tidak kalah penting adalah pendidikan.

BACA JUGA...  Agar Tak Ditanya Buku Nikah, MRS Ungkap Cara Booking Hotel

Kalau generasi pertama perdamaian berjuang dalam situasi yang sangat sulit, maka generasi berikutnya harus punya medan perjuangan yang berbeda.

Medannya adalah ilmu pengetahuan dan teknologi.

Anak muda Aceh harus punya kesempatan untuk belajar teknologi, bisnis, ekonomi digital, pertanian modern, energi dan berbagai keahlian baru.

Jangan sampai anak-anak muda Aceh hanya menjadi pengguna teknologi.

BACA JUGA...  Pancasilais vs Kapitalis Liberal

Berita Terkait

Korupsi Tak Pernah Kehabisan Pelaku
Menagih Janji “Manis” Bupati Asel:  Antara Beban Moral dan Realita Fiskal
Dari Ruang Curhat
Problem Aceh Selatan, WPR Versus  Tambang Ilegal 
Hari Damai, Bendera, Dan Pertarungan Politik Aceh
Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya
Polemik BPJN Aceh, Berbagai Pihak Ajak Kedepankan Solusi untuk Pembangunan Jalan Nasional
Masa Depan Tata Kelola Media Massa dan Tantangan Disrupsi Digital

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:56 WIB

Korupsi Tak Pernah Kehabisan Pelaku

Selasa, 29 September 2026 - 17:40 WIB

Menagih Janji “Manis” Bupati Asel:  Antara Beban Moral dan Realita Fiskal

Sabtu, 12 September 2026 - 09:38 WIB

Dari Ruang Curhat

Rabu, 2 September 2026 - 13:07 WIB

Problem Aceh Selatan, WPR Versus  Tambang Ilegal 

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:46 WIB

Hari Damai, Bendera, Dan Pertarungan Politik Aceh

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Bakal Calon Ketua PWI Aceh Muhammad Saman Lolos Verifikasi SC

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14 WIB

Wakil Bupati Asel H. Baital Mukadis bersama Dandim 0207/Asel Andrino Lubis memberikan motivasi kepada petugas agar penanganan longsor lebih cepat dan sempurna.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:09 WIB