Pesona Air Terjun Tujuh Bidadari di Pendalaman Aceh Utara

Selasa, 15 Oktober 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH UTARA (MA) — Kabupaten Aceh Utara Provinsi Aceh yang dikenal dengan keindahan alamnya yang memukau, menyimpan beragam destinasi wisata tersembunyi yang belum banyak dijamah wisatawan.

Salah satu permata tersembunyi tersebut adalah Air Terjun Tujuh Bidadari, yang terletak di pedalaman Kabupaten Aceh Utara. Destinasi ini bukan hanya menawarkan pemandangan yang luar biasa, tetapi juga pengalaman petualangan yang penuh tantangan bagi para pencinta alam sejati.

BACA JUGA...  Benarkah Karena Gunung Gundul Tangse Banjir Lagi

Perjalanan yang Menantang

Air Terjun Tujuh Bidadari berada jauh di tengah hutan lebat, sehingga akses menuju lokasi tersebut tidaklah mudah. Untuk mencapai air terjun ini, wisatawan harus menempuh perjalanan sekitar enam jam dari kota Lhokseumawe. Dua jam pertama perjalanan bisa ditempuh dengan kendaraan, namun tantangan sebenarnya baru dimulai ketika wisatawan harus berjalan kaki sejauh 4 jam menyusuri jalur yang penuh rintangan.

BACA JUGA...  Tgk. Jeunieb Bantu Kursi Roda untuk Lansia dan Penderita Penyakit Menahun

Jalan setapak yang harus dilalui kerap kali berlumpur, dengan kedalaman lumpur yang bisa mencapai lutut orang dewasa. Perjalanan yang melelahkan ini memang menguji mental dan fisik para petualang. Hanya mereka yang benar-benar memiliki stamina dan semangat petualangan tinggi yang sanggup menaklukkan rute ini. Namun, semua perjuangan ini akan terbayar lunas begitu sampai di lokasi air terjun.

BACA JUGA...  Peringati Hardikda Ke-66, Pemkab Aceh Utara Gelar Gotong Royong Massal

Berita Terkait

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh
Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
Menjaga Gegedem Tetap Bertalu, Merawat Ingatan Budaya Tanah Gayo
Rapai Geurimpheng, Seni Tradisi Aceh yang Menyatukan Bunyi, Gerak dan Syair

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh

Berita Terbaru

Wakil Bupati Asel H. Baital Mukadis bersama Dandim 0207/Asel Andrino Lubis memberikan motivasi kepada petugas agar penanganan longsor lebih cepat dan sempurna.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:09 WIB

Camat Kluet Utara Alman Paluti memantau dari dekat kondisi banjir hingga ke rumah-rumah warga setempat.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Sejumlah Gampong di Aceh Selatan Dilanda  Banjir

Minggu, 25 Okt 2026 - 17:27 WIB