Aturan PPKM Harus Bijak, Jangan Hambat Rakyat Cari Rezki
BANDA ACEH (MA) – Ketika Pemberlakuan Pengetatan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari Pemerintah untuk memutuskan mata rantai Covid19, malah sebaliknya momok bagi prilaku kehidupan bersosial. Sebab sendi-sendi ekonomi rakyat Aceh mulai digerogoti sistim pembatasan yang dibuat oleh pemerintah.
Ekonomi rakyat lumpuh oleh pembatasan kegiatan yang diberlakukan. “Jangan salahkan rakyat jika mengejawantahkan PPKM dan membuat perlawanan pada aturan tersebut,” tegas Teungku Muslim At Thahiri Koordinator Ikatan Muslim Aceh Meudelat (IMAM) pada mediaaceh.co.id. Selasa, 31 Agustus 2021 di Lhokseumawe.
Penegasan Teungku Muslim sangat beralasan, terkait vidio yang viral di medsos dan grup whatsaap mengenai perlawanan rakyat terhadap aparat petugas PPKM di wilayah kota Lhoksemawe.
PPKM justeru menjadi alat penghancur sendi-sendi ekonomi rakyat Aceh. Sebab berbagai pembatasan dan keterbatasan rakyat Aceh mencari rezeki stagnan, seakan bergeming.
Seharusnya, pemerintah dalam aturan PPKM tidak membatasi orang untuk mencari rezeki, namun diikat dengan aturan-aturan yang tidak paradoksi berkehidupan.
Seakan PPKM senjata ampuh pemerintah menghancurkan sendi-sendi ekonomi rakyat Aceh. “Saya kira bukan sikap yang harus dipertahankan dalam menjalankan PPKM, tetapi cara mengajak untuk mematuhi yang salah kaprah,” gamblangnya.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya















