Melawan Lupa, Kisah Negeri Empat Mata Angin

Selasa, 16 Maret 2021

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bangsa negeri empat mata angin adalah bangsa yang kuat, tegas, dan sulit untuk dikalahkan, terbukti dalam sejarah—saat itu menjadi bangsa disegani—kekuasaan yang besar menguasai sebagian daerah pulau swarnadwipa, dan wilayah selat malaka. Saat itu punya armada perang seperti kapal perang laut dan angkatan perang yang besar termasuk didalamnya ada pasukan inong balee disegani lawan-lawannya.

Goresan | Usman Lamreung

BACA JUGA...  Lemahnya Fungsi Pengawasan, Usman Lamreung: OJK Perwakilan Aceh Perlu Diganti

NEGERI EMPAT MATA ANGIN sebuah daerah paling ujung barat pulau Swarnadwipa, dengan jumlah penduduk 5.372 juta jiwa, 23 pemerintahan sagoe, mayoritas rakyatnya beragama Islam, adat istiadat dan kebudayaan kental dengan nilai-nilai Islam.

Negeri empat mata angin memiliki sumberdaya alam yang melimpah (gas, emas, batu-bara, hutan leuser), alam yang indah, laut yang cantik, budaya dan adat istiadat yang berbagai ragam, seperti seni tari, hikayat, rapai, seudati, dan berbagai macam seni budaya lainnya.

BACA JUGA...  Fadlon dan Cahaya Prerana dari Tamiang

Bangsa negeri empat mata angin adalah bangsa yang kuat, tegas, dan sulit untuk dikalahkan, terbukti dalam sejarah—saat itu menjadi bangsa disegani—kekuasaan yang besar menguasai sebagian daerah pulau swarnadwipa, dan wilayah selat malaka. Saat itu punya armada perang seperti kapal perang laut dan angkatan perang yang besar termasuk didalamnya ada pasukan inong balee disegani lawan-lawannya.

BACA JUGA...  Pertamina dan Mafia Migas: Dosa Lama di Ladang Emas Hitam

Berita Terkait

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
Dari Ruang Curhat
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Problem Aceh Selatan, WPR Versus  Tambang Ilegal 
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Sabtu, 12 September 2026 - 09:38 WIB

Dari Ruang Curhat

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Kamis, 3 September 2026 - 13:44 WIB

Tiga Hari Yang Menguji Diri

Berita Terbaru

Pelantikan Muhammad Adam, M. Ed sebagai Ketua IKA UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe periode 2026–2030, oleh Rektor UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, pada Rabu, (16/9).

PENDIDIKAN

Muhammad Adam Pimpin IKA UIN Sultanah Nahrasiyah

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:35 WIB

PEMERINTAHAN

Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 

Selasa, 15 Sep 2026 - 13:10 WIB