Melawan Lupa, Kisah Negeri Empat Mata Angin

Selasa, 16 Maret 2021

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Misalnya kebanggaan pada sejarah, rakyat negeri tersebut sangat cinta dengan sejarahnya, jangan coba-coba pelintirkan sejarah mereka, pasti mereka marah besar, namun ironisnya mereka tidak merawat dan menjaga situs sejarah, cagar budaya, peningalan-peninggalan purba/sejarah, sampai batu nisanpun luput dari perawatan, sehingga sulit dibuktikan lagi bahwa negeri empat mata angin bangga pada sejarah.

BACA JUGA...  Usman Lamreung: Seleksi Kepala BPMA Aceh harus Transparansi dan Kualitas

Semua daerah dalam negeri empat mata angin, tidak merawat dan menjaga situs, cadar dan peninggalan sejarah, malah banyak yang sudah dihancurkan, dibasmi tanpa jejak, di jual untuk kebutuhan perut, hilang diterpa angin badai, tanpa jejak dan tanpa bukti.

Sehingga kisah sejarah seperti cerita dongeng tanpa bukti dan dokumen. Jejak sejarah hanya dalam cerita, jejak sejarah hanya dalam kenangan, menyebabkan negeri empat mata angin seperti hilang rasa, hilang indentitas, hilang budaya, hilang peradaban dan hilang visi masa depan.

BACA JUGA...  Kegagalan Disbudpar Aceh: Antara Konflik dengan Pegiat Seni dan Data Wisata yang Dipertanyakan

Penguasa tidak menghiraukan situs sejarah dan cadar budaya, dibiarkan hancur, tidak dirawat dan dijaga, ironis lagi banyak situs sejarah di hancurkan atas nama untuk kepentingan pembangunan, dibabar, di hilangkan tanpa ada rasa bahwa dia telah meluluh-lantakkan peradaban dan indentitas bangsanya, meluluh lantakkan kebangaan bangsanya, inilah bangsa empat mata angin yang bangga dengan sejarah, tapi lupa menjaga dan merawat peninggalan sejarah.

BACA JUGA...  Menatap Masa Depan Aceh Penuh Kedamaian

Berita Terkait

Korupsi Tak Pernah Kehabisan Pelaku
Menagih Janji “Manis” Bupati Asel:  Antara Beban Moral dan Realita Fiskal
Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK
Merawat Damai Dari Pidie Jaya
Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
Dari Ruang Curhat
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:56 WIB

Korupsi Tak Pernah Kehabisan Pelaku

Selasa, 29 September 2026 - 17:40 WIB

Menagih Janji “Manis” Bupati Asel:  Antara Beban Moral dan Realita Fiskal

Selasa, 22 September 2026 - 11:36 WIB

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah

Minggu, 1 Nov 2026 - 17:51 WIB