Tugas Khusus dari Jokowi untuk Erick Thohir di Aceh

Senin, 13 Februari 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo berbicara dengan Erick Thohir saat meninjau pabrik NPK milik PT Pupuk Iskandar Muda.

Presiden Joko Widodo berbicara dengan Erick Thohir saat meninjau pabrik NPK milik PT Pupuk Iskandar Muda.

Aceh Utara (MA) – Berbicara saat meresmikan Pabrik NPK milik PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) di Krueng Geukueh, Lhokseumawe, Jumat (10/2/2023), Presiden Joko Widodo menyinggung adanya keluhan kelangkaan pupuk dari petani. Sementara di Aceh, ada dua pabrik pupuk berhenti beroperasi.

“Saya melihat di sini, di Aceh, ada dua pabrik pupuk yang berhenti. Aceh Asean Fertilizer (AAF) dan Pupuk Iskandar Muda. Ini sejak 2005. Problemnya gas. Apakah kalau tidak cukup dari dalam negeri tidak bisa kita impor agar pabriknya jalan?,” kata Presiden Jokowi.

Presiden menyayangkan aset sebesar itu dibiarkan menganggur bertahun-tahun mengingat kebutuhan pupuk nasional sebesar 13,5 juta ton per tahun, sementara yang bisa diproduksi hanya 3,5 juta ton.

Melihat fakta itu, Jokowi kemudian memberi penugasan khusus kepada Menteri BUMN Erick Thohir, memintanya agar mengupayakan kedua pabrik pupuk itu beroperasi kembali.

BACA JUGA...  Pemkab Aceh Besar Gelar Lepas Sambut Kajari dan Ketua PN

“Itulah yang saya tugaskan saat itu kepada Menteri Erick Thohir untuk bisa dijalankan dua-duanya,” tambah Jokowi.

Hasilnya, saat ini baru PT PIM yang bisa beroperasi kembali. Sementara AAF, kata Jokowi, masih ada banyak masalah yang harus dilihat dan dihitung. Namun begitu, Jokowi mengapreasiasi upaya yang dilakukan Erick.

“Jalan dulu satu, tidak apa-apa. PIM-1, PIM-2, jalani. Kebutuhan gas, dicarikan. Ini kebutuhan dasar yang kita inginkan kok dibiarkan saja,” kata Jokowi.

Pemerintah, kata Jokowi, telah mengucurkan investasi untuk pabrik NPK PIM senilai Rp1,7 triliun. Itu untuk industrinya, juga sarana pendukung seperti pelabuhan.

Sebagai informasi, pabrik pupuk PT PIM dan AAF didirikan menyusul penemuan ladang minyak dan gas bumi di ladang Arun, Aceh Utara, pada 1976.

BACA JUGA...  Bendera Partai Gabthat Berkibar di Kota Banda Aceh

AAF didirikan atas kerja sama negara-negara ASEAN tahun 1979 untuk produksi pupuk urea. Lalu, PIM menyusul tahun 1982. Kebutuhan gasnya dipasok langsung dari ladang Arun.

Seiring merosotnya produksi gas bumi dari ladang Arun, AAF berhenti beroperasi pada 2003, disusul PT PIM pada 2005. Pada 2012, PIM dihidupkan kembali meski beberapa kali berhenti beroperasi lantaran pasokan gas tersendat. Pada 2018, PIM mengakuisisi AAF senilai Rp624 miliar.

Dengan beroperasinya pabrik NPK ini, kapasitas produksinya 570 ribu ton per tahun. Jokowi menekankan agar produksinya dimaksimalkan untuk mengatasi kelangkaan pupuk di petani.

Khawatir PIM Tinggal Nama

Pertengahan tahun lalu, produksi PT PIM sempat terhenti lantaran pasokan gas dari PT Medco E&P Malaka. Sebulan kemudian, PIM beroperasi kembali setelah pasokan gas kembali lancar.

Namun, persoalan belum selesai. Tak lama kemudian, pasokan gas kembali terhenti. Sampai-sampai, dalam dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta, pada 5 Desember 2022, Erick mengungkapkan khawatir PT PIM tinggal nama saja.

BACA JUGA...  Perkuat Ekspor Ikan di Aceh, PEMA Trading Ikan dengan Perusahaan Jepang

Saat itu, Menteri Erick resah lantaran belum mendapat kepastian tentang pasokan gas ke PIM. Jika berlanjut, dia khawatir PIM mati lagi pada Januari 2023.

“Mengenai Aceh, yang pasti yang sekarang kita didorong oleh pemerintah memastikan PIM ini tetap produksi dan kami juga masih kesulitan gas terus terang. Ini Januari bisa mati lagi kalau gasnya belum dapat lagi,” kata Erick saat itu.

Saat itu, PIM mengandalkan suplai gas dari LNG Tangguh di Papua Barat. Namun, BP Tangguh baru bisa menyuplai lagi pada 2026 mendatang. PIM sendiri awalnya mengupayakan impor gas, namun tidak berhasil.

Berita Terkait

Bibit Kopi Program Hilirisasi Kementan Disambut Petani Gayo, Kualitas Dinilai Memuaskan
Ayah Wa Umumkan Jadwal Pencairan Bantuan Rumah Rusak Malam Ini di Live TikTok 
Bupati Asel H. Mirwan MS Tetapkan Darurat Bencana untuk Masa 14 Hari
Bupati HMW Turun Langsung ke Lokasi Banjir Aceh Selatan
100 Hari Penentuan! Ayah Wa Tantang 10 Pejabat Baru Buktikan Kinerja
Lantik 10 Pejabat, Ayah Wa Tegaskan Jabatan Bukan Hadiah
Mistan Aulia Apresiasi TNI Bangun Jembatan
Banjir di Trumon Berulang, Bupati  Aceh Selatan HMW Tidak di Tempat 

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:54 WIB

Bibit Kopi Program Hilirisasi Kementan Disambut Petani Gayo, Kualitas Dinilai Memuaskan

Minggu, 1 November 2026 - 20:43 WIB

Ayah Wa Umumkan Jadwal Pencairan Bantuan Rumah Rusak Malam Ini di Live TikTok 

Minggu, 1 November 2026 - 11:19 WIB

Bupati Asel H. Mirwan MS Tetapkan Darurat Bencana untuk Masa 14 Hari

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:24 WIB

Bupati HMW Turun Langsung ke Lokasi Banjir Aceh Selatan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:17 WIB

100 Hari Penentuan! Ayah Wa Tantang 10 Pejabat Baru Buktikan Kinerja

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah

Minggu, 1 Nov 2026 - 17:51 WIB