“Dengan segala keunikan dan kelebihannya, proyek ini akan memberikan multiplier efek bagi perekonomian masyarakat Aceh dan diproyeksikan menambah produk domestik regional bruto (PDRB) Aceh sebesar 4,13%,” tambah Erick.
Selain itu, untuk memperkuat ketahanan pangan dan energi, di KEK Arun Lhokseumawe dikembangkan klaster Industri Hijau seluas 2.600 hektar.
Klaster industri ini akan memproduksi energi bersih seperti biomethane, blue ammonia, green ammonia, serta menjadi LNG Hub dengan memanfaatkan potensi besar gas dari Blok Andaman, sehingga berkontribusi dalam pencapaian komitmen net-zero emission pada 2060.
Dengan peresmian pabrik NPK PIM, Erick Thohir telah menyelesaikan satu tugas khusus dari Presiden Jokowi. Pabrik pupuk PIM dipastikan terus berderak untuk menjamin kebutuhan pupuk petani yang berdampak pada kesejahteraan mereka.(Mulyadi).





