Saat Sekolah Tak Lagi Seruang dengan Kasih

Kamis, 16 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Drs. Sepriyanto. Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tamiang. [Foto Dok | mediaaceh.co.id | Digital Art].

Drs. Sepriyanto. Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tamiang. [Foto Dok | mediaaceh.co.id | Digital Art].

“Jangan buru-buru menghakimi setiap teguran guru. Karena di balik suara yang keras, sering tersembunyi hati yang sedang berdoa agar muridnya kelak jadi manusia yang lebih baik.”

[Drs. Sepriyanto. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tamiang].

  • Refleksi Pendidikan dari Aceh Tamiang atas Kasus Kepala Sekolah di Banten.

PAGI ITU, matahari belum terlalu tinggi ketika seorang kepala sekolah di Banten menegur siswanya.

BACA JUGA...  Mengapa Indonesia Harus Prabowo-Puan 2024-2029?

Teguran sederhana, sejatinya menjadi bagian dari rutinitas harian dalam dunia pendidikan [sekadar mengingatkan agar disiplin dijaga, sopan santun ditegakkan].

Namun di era media sosial penuh dengan sorot dan emosi publik yang mudah menyala, teguran itu berubah menjadi bara.

Dalam hitungan jam, berita beredar, narasi terbentuk, dan opini mengalir lebih cepat daripada klarifikasi sempat diucapkan.

BACA JUGA...  Terus Dukung Program Aceh Carong, PT. SBA Serahkan Beasiswa Kepada 350 Pelajar

Hari itu, satu kepala sekolah kehilangan jabatannya. Dan dunia pendidikan kembali kehilangan satu potongan makna tentang “Mendidik dengan hati.”

Kisah itu menjadi cermin getir bagi banyak pendidik di seluruh pelosok negeri [Tak terkecuali Aceh Tamiang].

Di sebuah ruang kerja yang sederhana, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Tamiang, Drs. Sepriyanto, duduk dengan tenang mendengar kabar itu.

BACA JUGA...  Pj Bupati Haili Yoga: Guru Harus Disiplin 

Berita Terkait

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
Dihadapan Plt Sekda Aceh, Mahasiswi USK  Sampaikan Kritik dan Masukan
Penegerian Poltas Didukung Tomas, Bupati Mirwan: Ini Prioritas Utama
Mitra MBG: Wacana Kantin Sekolah Harus Sejalan dengan Standar Gizi dan Keamanan Pangan
Pelatihan Jurnalistik di Aceh Selatan Bekali Pelajar Hadapi Persaingan Era Digital
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Jumat, 11 September 2026 - 07:40 WIB

Dihadapan Plt Sekda Aceh, Mahasiswi USK  Sampaikan Kritik dan Masukan

Kamis, 10 September 2026 - 21:50 WIB

Penegerian Poltas Didukung Tomas, Bupati Mirwan: Ini Prioritas Utama

Kamis, 10 September 2026 - 21:20 WIB

Mitra MBG: Wacana Kantin Sekolah Harus Sejalan dengan Standar Gizi dan Keamanan Pangan

Rabu, 9 September 2026 - 19:31 WIB

Pelatihan Jurnalistik di Aceh Selatan Bekali Pelajar Hadapi Persaingan Era Digital

Berita Terbaru

Cover: Ilustrasi Eksplorasi dan Eksploitasi Migas.

TAJUK

Migas; Mencari Cadangan, Menghadapi Risiko

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:12 WIB

FEATURE

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:56 WIB

Anggota DPRK Asel Mistan Aulia (kanan) meninjau Irigasi Paya Dapur Kluet Timur bersama tim BPBD setempat, Jumat, (11/9/2026).(Poto/media eh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:50 WIB

RAGAM BERITA

Bursa Ketum PWI Sumut 2026 Memanas

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:42 WIB

OPINI

Dari Ruang Curhat

Sabtu, 12 Sep 2026 - 09:38 WIB