Raja Saifullah Mengangkat Abuya Amran Waly Al-Khalidi Sebagai Qadhi Malikul ‘Adil di Aceh Darussalam

Kamis, 9 Januari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Syiah Kuala dan Syech Nuruddin Ar Raniry adalah cerminan dari tradisi intelektual Aceh yang kaya, di mana pemikirannya masih relevan hingga saat ini.

Qadhi Malikul ‘Adil atau Mufti Kesultanan Aceh Darussalam terakhir dikenal dengan nama Tuanku Raya Keumala menjelang kejatuhan menjelang kejatuhan total kesultan Aceh yang pernah tercatat dalam lima besar kesultanan yang megah di dunia.

BACA JUGA...  Kopi Gayo Kopi Ku Sayang Kopi Ku Malang

Dengan pengangkatan Abuya Amran Waly al-Khalidi, diharapkan beliau mampu melanjutkan warisan intelektual dan spiritual ini.

Beliau dikenal bukan hanya sebagai seorang penguasa ilmu yang tinggi, tetapi juga sebagai ulama sufi yang memiliki daya tarik tinggi di kalangan masyarakat.

Kombinasi antara pemahaman agama yang mendalam dan kemampuan mengelola masyarakat dengan bijak menjadi modal utama Abuya Amran dalam melaksanakan tugasnya sebagai Qadhi.

BACA JUGA...  Perintah Wapres Diabaikan, Meutia Hafidz Lupa Asalnya dari Wartawan?

Posisi Abuya Amran ini tidak hanya berkaitan dengan aspek hukum, tetapi juga mengandung tanggung jawab moral dan sosial.

Dalam konteks masyarakat Aceh yang kental dengan nilai-nilai tradisional, peran seorang Qadhi harus mampu menyeimbangkan antara hukum dan hikmah, antara kewenangan dan pelayanan.

Oleh karena itu, kepemimpinan beliau diharapkan dapat menjadi pelita dalam menerangi jalan masyarakat Aceh menuju masyarakat yang lebih baik, adil, dan sejahtera.

BACA JUGA...  Semua “Barang” Jadi Bagus di Tangan Rizal Ramli

Berita Terkait

Hari Damai, Bendera, Dan Pertarungan Politik Aceh
Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian
Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya
Polemik BPJN Aceh, Berbagai Pihak Ajak Kedepankan Solusi untuk Pembangunan Jalan Nasional
Masa Depan Tata Kelola Media Massa dan Tantangan Disrupsi Digital
Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan
Menggugat Arus Modernisasi: Menjaga Muruah Adat Aceh yang Mulai Terkikis
Di Bawah Bayang Disrupsi Digital, Pers Tetap Menjadi Ruang Verifikasi Publik

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:46 WIB

Hari Damai, Bendera, Dan Pertarungan Politik Aceh

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:55 WIB

Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian

Senin, 27 Juli 2026 - 20:02 WIB

Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:05 WIB

Polemik BPJN Aceh, Berbagai Pihak Ajak Kedepankan Solusi untuk Pembangunan Jalan Nasional

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:14 WIB

Masa Depan Tata Kelola Media Massa dan Tantangan Disrupsi Digital

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Kelola Dana Pensiun, Bank Aceh dan TASPEN Kerja Sama 

Rabu, 19 Agu 2026 - 21:26 WIB

HUKOM

Misteri Mandeknya Pidana Lingkungan

Rabu, 19 Agu 2026 - 16:30 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa).

PEMERINTAHAN

Ayah Wa: Insyaallah 52 Ribu Jiwa Jadup Pekan Ini Cair

Rabu, 19 Agu 2026 - 16:23 WIB