PPN Naik 12 Persen, Negara Makmur, Rakyat Buntung

Minggu, 29 Desember 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Syawaluddin Ksp, Penulis, Kolumnis, Redpel dan Ketua KJL Aceh Tamiang.

Syawaluddin Ksp, Penulis, Kolumnis, Redpel dan Ketua KJL Aceh Tamiang.

Pengangguran, kejahatan, premanisme, akan berefek Something Terrifaying [Seperti sesuatu yang mengerikan] di tatanan ‘sosial kultur’ Grassroots [Masyarakat bawah].

KEBIJAKAN PEMERINTAH RI menaikkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 10 persen menjadi 12 persen, adalah kebijakan sepihak, yang dapat merugikan masyarakat.

Naif sekali rasanya, di saat masyarakat mulai memperbaiki kondisi perekonomian keluarganya pasca endemik Covid19 lalu, harus dihadapkan lagi dengan membayar hutang negara.

BACA JUGA...  Konstitusi Dilecehkan di Tanah Gayo

Kenaikan PPN sebesar 12 persen, lagi-lagi masyarakat merasakan dampak terpuruk ‘ekonomi domestik’ di tengah kehidupan sehari-hari masyarakat.

Harga barang melonjak dengan batasan yang tidak terkendali. ‘Preseden’ bagi pemerintahan Prabowo pun menggelayut menghantui jalannya tata kelola keuangan negara.

Tentu semua sektor memainkan peran ekonomi di masyarakat akan ‘teramputasi’ menjadi beban berat yang dirasakan arus bawah.

BACA JUGA...  Dan Jabatan Itu Bukan Hal Sakral; Tapi Pengabdian serta Amanah Negara

Pengangguran, kejahatan, premanisme, akan berefek Something Terrifaying [Seperti sesuatu yang mengerikan] di tatanan ‘sosial kultur’ Grassroots [Masyarakat bawah].

Pola ini menggambarkan dan akan memunculkan ‘Batmanisme’ yang di ‘Muktabarkan’ oleh rakyat Indonesia.

Mengingat keterpurukan ekonomi grassroots yang tidak mampu diperbaiki. Tragedi inilah bisa memunculkan kembali Batmanisme sebagai patron dan dan ‘front’ pembela rakyat. Haruskah kondisi ini bakal dimainkan orang-orang dan atau kelompok pro rakyat?.

BACA JUGA...  Sertifikat Tanah ‘Mangkir’ Penyaluran CSR ‘Terdegradasi’ PEP Rantau Field Terima Rapor Merah

Berita Terkait

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK
Merawat Damai Dari Pidie Jaya
Migas; Mencari Cadangan, Menghadapi Risiko
Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
60.223 KK, Amanah yang Harus Sampai ke Rumah
Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:36 WIB

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Sabtu, 12 September 2026 - 22:12 WIB

Migas; Mencari Cadangan, Menghadapi Risiko

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Berita Terbaru

NEWS FEATURE

ORARI Aceh Tamiang Perluas Pos Pantau Bencana

Sabtu, 24 Okt 2026 - 18:16 WIB

Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M. Si.

PEMERINTAHAN

Haili Yoga: MPP Citra Pelayanan Daerah

Jumat, 23 Okt 2026 - 11:51 WIB