Pinto Khop: Pintu Gerbang Bersejarah di Aceh

Minggu, 5 Januari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pinto Khop, Aceh/(instagram/@acehreal__)

Pinto Khop, Aceh/(instagram/@acehreal__)

BANDA ACEH (MA) Banda Aceh, sebagai ibu kota provinsi yang kaya akan sejarah, memiliki banyak situs peninggalan berharga.

Salah satunya adalah Pinto Khop, pintu gerbang berbentuk kubah yang menjadi penghubung antara Istana Sultan Iskandar Muda dengan Taman Putroe Phang.

Selain fungsinya sebagai pintu penghubung, Pinto Khop juga merupakan tempat istirahat bagi Putroe Phang, permaisuri Sultan, setelah berenang dan mandi bunga.

BACA JUGA...  Kerugian Negara Lebih 10 Milyar, Kasus Korupsi Beasiswa Tanpa Kejelasan

Sejarah Pinto Khop

Dibangun pada masa Sultan Iskandar Muda, Pinto Khop menjadi bagian dari kompleks istana yang menunjukkan kemegahan dan perhatian Sultan terhadap kenyamanan permaisurinya.

Tempat ini dulunya juga digunakan sebagai perpustakaan, di mana Sultan dan Putroe Phang sering menghabiskan waktu untuk membaca buku.

Arsitektur Pinto Khop

Pinto Khop memiliki desain arsitektur sederhana namun sarat makna. Beberapa ciri khasnya meliputi:

BACA JUGA...  Aceh International Orienteering, Promosi Wisata Sambil Olahraga

– Bentuk Kubah: Gerbang utama berbentuk kubah yang mencerminkan keanggunan seni arsitektur Islam.

– Kolam Pemandian: Terdapat kolam yang digunakan Putroe Phang untuk mandi bunga.

– Desain Fungsional: Selain sebagai pintu gerbang, tempat ini juga dirancang untuk beristirahat dan berkumpul.

Fungsi Pinto Khop di Masa Lalu

Tempat Istirahat: Setelah berenang, Putroe Phang sering beristirahat di tempat ini sambil menikmati suasana taman.

BACA JUGA...  Pelaksaan Seni Budaya Weh Rampoe Festival Berjalan Hikmat

Berita Terkait

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh
Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
Menjaga Gegedem Tetap Bertalu, Merawat Ingatan Budaya Tanah Gayo
Rapai Geurimpheng, Seni Tradisi Aceh yang Menyatukan Bunyi, Gerak dan Syair

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh

Berita Terbaru

Anggota DPR-RI asal Aceh Muslim Ayub berfoto bersama jajaran Lapas Kelas IIA Banda Aceh, saat kunker ke rumah tahanan itu, Kamis, (3/9/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Muslim Ayub Lihat Kondisi Lapas Kelas IIA Banda Aceh

Jumat, 4 Sep 2026 - 17:46 WIB