Pertanian Bawang Solusi Ekonomi Keluarga di Pidie

Senin, 20 Mei 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pidie.Mediaaceh.co.id – Penjabat (Pj) Bupati Kabuapten Pidie, Ir. Wahyudi Adissiwanto, M.Si., meminta potensi pertanian bawang merah dapat menjadi solusi pemberdayaan ekonomi untuk masyarakat Pidie, mengingat hasil bawang petani di Pidie bagus.

“Program ini sesuai harapan, peran konsorsium bawang merah dapat membantu mengendalikan harga bawang milik petani, harus dipertimbangkan pola menanam, memanen, memasarkan, hingga penyimpanan, terang Wahyudi.
Hal tersebut diungkap Pj Bupati Kabupaten Pidie, Ir. Wahyudi Adissiwanto, M.Si., saat kunjungan kerja (kunker) ke Gampong Pulo Blang, Kecamatan Simpang Tiga, Sabtu (18/05/2024).

BACA JUGA...  Pemkab Aceh Utara Fasilitasi Etnis Rohingya, Begini Dikatakan Kabag

Selain itu, Pj Bupati Pidie juga meminta, kepada penyuluh pertanian, agar membuat uji coba untuk menangani penyakit dan hama. “Buat saja tiga petak dengan pola penanganan berbeda, yang kemudian dapat dianalisa pola mana yang lebih efektif,” katanya.
Dengan demikian, jika pengembangan bawang merah tercapai sesuai harapan, maka akan bermanfaat untuk menanggulangi lima masalah besar di Kabupaten Pidie, yaitu tingginya tingkat gugat cerai, stunting, narkoba, homoseksual, dan kriminal anak.Pada kesempatan tersebut, Pj Bupati juga mendengar permasalahan yang dihadapi oleh petani yang nantinya dapat menjadi bahan masukan bagi Pemkab.

BACA JUGA...  Sabang Memang Hebat Pada Rakerda Dekranasda Tapaktuan Raih Dua Penghargaan

Berita Terkait

KPEA Soroti Pergeseran Tradisi Pernikahan Aceh
23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh
Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
Menjaga Gegedem Tetap Bertalu, Merawat Ingatan Budaya Tanah Gayo

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:00 WIB

KPEA Soroti Pergeseran Tradisi Pernikahan Aceh

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas

Berita Terbaru

Ilustrasi cover editorial bantuan stimulan

EDITORIAL

60.223 KK, Amanah yang Harus Sampai ke Rumah

Sabtu, 5 Sep 2026 - 13:44 WIB

Tim advokat LBH Peradi Profesional bersama warga mengawal proses hukum dugaan pencemaran lingkungan yang melibatkan PT Genesis Regeneration Smelting (GRS) di Serang, Banten. (Foto: JR/MA)

HUKOM

Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang

Sabtu, 5 Sep 2026 - 13:44 WIB