Varietas itu diluncurkan langsung oleh Direktur Utama PTPN III (Persero) Mohammad Abdul Ghani di Kabupaten Siak, Provinsi Riau, belum lama ini.
Mohammad menyebut, keberadaan NUSAKlon menjadi jawaban program pemerintah dalam mewujudkan food and energy security.
Produktivitasnya jauh lebih tinggi. Kemudian berbuahnya juga jauh lebih cepat serta memiliki daging tebal dan potensi rendemen tinggi sehingga potensi produktivitas (CPO)nya bisa sampai 12 ton.
Dan menjadi solusi untuk Indonesia di masa mendatang dalam mewujudkan ketahanan energi dan pangan.
Begitu sebut Mohammad Abdul Ghani, seperti di kutip wartawan di Desember 2024 ini.
Apalagi pengembangan Varietas yang di lakukan PTPN Holding di aminkan Wakil Menteri BUMN RI Aminuddin Ma’ruf yang menyaksikan peluncuran Nusaklon 1 dan Nusaklon 2 dan menyatakan bahwa; keberadaan varietas ini akan kian memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen utama CPO global.
Selain mampu menghasilkan produktivitas CPO yang tinggi, NUSAKlon turut memiliki ragam keunggulan lainnya, mulai dari pertumbuhan vegetatif yang seragam, persentase potensi rendemen yang tinggi, hingga kualitas kandungan minyak, baik oleat, karoten, vitamin dan skualena yang lebih baik.




