BNN MoU dengan Pemerintah Aceh Tengah 

Jumat, 22 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Usai melakukan teken MoU, Bupati Aceh Tengah Haili Yoga salam komando dengan Kepala BNN Provinsi Aceh Dr. Dedy Tabrani, diruang kerja Bupati.

Usai melakukan teken MoU, Bupati Aceh Tengah Haili Yoga salam komando dengan Kepala BNN Provinsi Aceh Dr. Dedy Tabrani, diruang kerja Bupati.

TAKENGON  | MA — Dalam upaya memperkuat pengawasan terhadap peredaran narkotika di Kabupaten Aceh Tengah, Badan Narkotika Nasional (BNN) akan segera membentuk BNN Kabupaten di Aceh Tengah melalui unit layanan terpadu pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.

Pembentukan BNN Kabupaten tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan antara Badan Narkotika Nasional Provinsi Aceh dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah yang berlangsung di Gedung Oproom Setdakab Aceh Tengah, pada Kamis (21/05/2026).

BACA JUGA...  Tuding Money Politik di Pilkada, Mahasiswa Gelar Aksi di Depan Kantor DPRK Aceh Tengah

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Aceh, Brigjen Dr. Dedy Tabrani mengatakan bahwa pembentukan BNN Kabupaten di Aceh Tengah merupakan wujud kehadiran negara dalam penanganan narkotika di daerah.

Dikatakannya, selama puluhan tahun Aceh Tengah belum memiliki lembaga khusus yang menangani persoalan narkoba secara terfokus. Ia berharap pembentukan BNN Kabupaten dapat menjadi sejarah baru bagi Aceh Tengah.

BACA JUGA...  Pipanisasi Air Bersih di Bukit Sari Siap 100 Persen, Kodim Lega, Satgas Bangga

Dedy menyebutkan bahwa sekitar 40 persen narkoba yang masuk ke Indonesia melewati wilayah Aceh, terutama sabu-sabu dan pernah juga heroin. Letak geografis Aceh yang strategis dinilai menjadi salah satu faktor tingginya peredaran narkotika.

Ia juga menyoroti lemahnya pengawasan laut akibat keterbatasan anggaran negara yang berdampak pada kinerja aparat keamanan di wilayah perairan. Selain itu, Aceh Tengah disebut sebagai salah satu jalur peredaran ganja dari wilayah Gayo Lues dan Meulaboh.

BACA JUGA...  Fitriadi Ketua Komisi 4: Selesaikan Pembayaran Pesangon Eks Karyawan PT. SS dan PT. MPR Coorporate

Berita Terkait

Wagub Aceh Dek Fadh dan Ketua DPRA Bahas Perubahan UUPA
Ayah Wa Tunjuk Barona Raja sebagai Ketua Penanganan ODGJ Aceh Utara
Tarmizi: Tidak ada Satu Pun Masyarakat di Pasung 
Terkait Biaya Pesta Rakyat, Begini Kata Jubir Pemkab Aceh Utara 
Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 
Ayah Wa: Mengakar pada Sejarah, Bertumbuh untuk Masa Depan
Puncak Milad Samudera Pasai ke-800, Apache13 Siap Semarakkan Malam Penutupan
Turun ke Lokasi PLTA Peusangan, Haili Yoga: Jangan Ada yang Merasa Dirugikan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 14:57 WIB

Wagub Aceh Dek Fadh dan Ketua DPRA Bahas Perubahan UUPA

Senin, 14 September 2026 - 11:36 WIB

Ayah Wa Tunjuk Barona Raja sebagai Ketua Penanganan ODGJ Aceh Utara

Minggu, 13 September 2026 - 16:10 WIB

Tarmizi: Tidak ada Satu Pun Masyarakat di Pasung 

Minggu, 13 September 2026 - 12:05 WIB

Terkait Biaya Pesta Rakyat, Begini Kata Jubir Pemkab Aceh Utara 

Sabtu, 12 September 2026 - 19:50 WIB

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Berita Terbaru

PERISTIWA

Kapolres Sabang Pimpin Pencarian WN Malaysia Hilang Menyelam

Senin, 14 Sep 2026 - 15:05 WIB

PEMERINTAHAN

Wagub Aceh Dek Fadh dan Ketua DPRA Bahas Perubahan UUPA

Senin, 14 Sep 2026 - 14:57 WIB

Penampakan seekor buaya sungai di tebing Krueng Kluet/Kandang yang sempat direkam warga, Minggu, (13/9/2026).(Poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Buaya Muncul, Warga Resah

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:43 WIB

Bupati Aceh Barat Tarmizi saat membesuk orang dalam gangguan jiwa di daerahnya.

PEMERINTAHAN

Tarmizi: Tidak ada Satu Pun Masyarakat di Pasung 

Minggu, 13 Sep 2026 - 16:10 WIB