“Hari ini juga Polres berhasil menangkap 30 kilogram ganja. Kalau jalur Betung dijaga ketat, mungkin setiap hari ada tangkapan,” ujarnya.
BNN Aceh lanjut Dedy, terus bekerja keras memberantas narkotika. Hingga saat ini pihaknya telah berhasil mengungkap peredaran 65 kilogram sabu-sabu, termasuk sebelumnya penangkapan 100 kilogram sabu yang diproses di tingkat pusat.
Ia juga mengungkapkan bahwa meskipun jumlah pengguna narkoba di Sumatera Utara lebih tinggi dibanding Aceh, banyak bandar narkoba berada di wilayah Aceh dan memiliki jaringan internasional, termasuk dengan Malaysia dan Thailand.
Sementara itu, Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, menyampaikan bahwa pembentukan BNN Kabupaten sangat penting mengingat Aceh Tengah merupakan daerah tujuan wisata di Provinsi Aceh.
“BNN penting di bentuk karena rujukan daerah wilayah tengah dan juga daerah wisata maka pembentukan itu sangat penting, dan kami komitmen serius dalam pembentukan BNN di Kabupaten Aceh Tengah,” ucapnya
Menurutnya, kebangkitan sektor pariwisata pascabencana harus dibarengi dengan pengawasan ketat terhadap ancaman narkotika yang rawan masuk ke kawasan wisata.
Pemerintah daerah berkomitmen serius mendukung pembentukan BNN Kabupaten Aceh Tengah, pungkas Bupati Aceh Tengah itu. (AR)




