Pelabuhan Peureulak dan Jalur Sutra Maritim: Saat Aceh Timur Menjadi Pusat Perdagangan Dunia

Selain Marco Polo, beberapa sumber dari Tiongkok dan Timur Tengah juga menggambarkan Aceh sebagai wilayah penting dalam perdagangan maritim Asia, meskipun penyebutan nama pelabuhan tidak selalu konsisten karena perbedaan bahasa dan transliterasi.

Lahirnya Pusat Pemerintahan Islam

Ramainya aktivitas perdagangan membawa dampak besar terhadap perkembangan politik di Peureulak. Interaksi yang intensif dengan dunia Islam melahirkan komunitas Muslim yang semakin kuat dan pada akhirnya berkembang menjadi pemerintahan bercorak Islam.

BACA JUGA...  Jejak Daratan Tinggi yang Membentuk Aceh: Hubungan Kerajaan Gayo dengan Kesultanan Aceh

 

Dalam historiografi Aceh, Kesultanan Peureulak disebut berdiri sekitar tahun 840 M. Namun, sejumlah akademisi menilai tanggal tersebut masih memerlukan penguatan melalui bukti arkeologi dan sumber primer yang lebih lengkap.

Meskipun demikian, hampir semua penelitian sepakat bahwa perdagangan internasional memainkan peran utama dalam lahirnya pusat-pusat kekuasaan Islam di pesisir Sumatra, termasuk Peureulak.

BACA JUGA...  Sejarah Kerajaan Trumon Aceh Selatan: Kehulubalangan yang Berpengaruh di Pesisir Barat Selatan Aceh

Jejak Arkeologi dan Warisan Sejarah

Sebagian besar bangunan pelabuhan kuno telah hilang akibat perubahan garis pantai, sedimentasi sungai, bencana alam, serta perkembangan permukiman modern. Namun, sejumlah peninggalan sejarah masih dapat ditemukan di Aceh Timur.