Pelabuhan Peureulak dan Jalur Sutra Maritim: Saat Aceh Timur Menjadi Pusat Perdagangan Dunia

Kompleks makam kuno dengan nisan batu bergaya Aceh menjadi salah satu bukti berkembangnya peradaban Islam di kawasan tersebut. Selain itu, penelitian arkeologi terhadap pola permukiman, artefak keramik impor dari Tiongkok, dan temuan benda-benda perdagangan turut memperkuat dugaan bahwa kawasan ini pernah menjadi bandar internasional.

Penelitian mengenai sejarah maritim Peureulak masih terus dilakukan oleh para akademisi, termasuk melalui kajian arkeologi bawah air, pemetaan situs sejarah, hingga analisis naskah kuno.

BACA JUGA...  Kerajaan Tamiang, Salah Satu Kerajaan Bersejarah di Aceh yang Pernah Mencapai Masa Kejayaan

Menjaga Warisan Jalur Sutra Maritim

Kini, jejak kejayaan Pelabuhan Peureulak memang tidak lagi tampak sebagaimana ratusan tahun silam. Namun, nilai historisnya tetap menjadi bagian penting dari identitas Aceh Timur.

Bagi para sejarawan, Pelabuhan Peureulak merupakan salah satu simpul penting dalam jaringan perdagangan Samudra Hindia yang mempertemukan berbagai bangsa, budaya, dan agama. Peran tersebut tidak hanya membentuk perkembangan ekonomi kawasan, tetapi juga menjadi pintu masuk lahirnya peradaban Islam di pesisir Nusantara. Adv