Sejarah Hikayat Prang Sabi: Karya Sastra yang Mengobarkan Semangat Perlawanan Rakyat Aceh

Sabtu, 18 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaaceh.co.id –  Hikayat Prang Sabi (atau Hikayat Perang Sabil) merupakan salah satu karya sastra Aceh paling berpengaruh dalam sejarah. Hikayat ini lahir pada masa Perang Aceh (1873–1904, dengan perlawanan yang berlanjut hingga awal abad ke-20) sebagai media dakwah sekaligus penyemangat rakyat Aceh untuk mempertahankan tanah air dari penjajahan Belanda.

BACA JUGA...  Khanduri Maulid Aceh: Warisan Kesultanan yang Menyatukan Syariat, Adat, dan Persaudaraan

Berbeda dengan hikayat yang umumnya berisi kisah kepahlawanan atau legenda kerajaan, Hikayat Prang Sabi berisi syair-syair keagamaan yang mengajak umat Islam berjihad mempertahankan agama, negeri, dan kehormatan. Karena pengaruhnya yang sangat besar, pemerintah kolonial Belanda menganggap hikayat ini sebagai salah satu “senjata” paling berbahaya dalam perlawanan rakyat Aceh.

Lahir di Tengah Perang Aceh

BACA JUGA...  Menyusuri Situs-Situs Bersejarah di Tanoh Gayo yang Masih Tersisa

Perang Aceh dimulai pada 1873 ketika Belanda melancarkan ekspedisi militer untuk menaklukkan Kesultanan Aceh Darussalam. Meski ibu kota kesultanan berhasil diduduki, perlawanan rakyat justru semakin meluas.

Dalam situasi tersebut, para ulama mengambil peran penting sebagai pemimpin perjuangan. Mereka tidak hanya memimpin pasukan di medan perang, tetapi juga membangun semangat rakyat melalui ceramah, pengajian, dan pembacaan Hikayat Prang Sabi.

BACA JUGA...  Kerajaan Tamiang, Salah Satu Kerajaan Bersejarah di Aceh yang Pernah Mencapai Masa Kejayaan

Berita Terkait

Masjid Raya Baiturrahman: Saksi Bisu Perang Aceh, Tsunami, dan Kebangkitan Serambi Mekkah
Sejarah Kerajaan Trumon Aceh Selatan: Kehulubalangan yang Berpengaruh di Pesisir Barat Selatan Aceh
Sejarah Kerajaan Jeumpa: Antara Tradisi, Hikayat, dan Bukti Sejarah
Aceh dan Jalur Rempah: Gerbang di Ujung Barat yang Menghubungkan Peradaban Dunia
Sejarah Kerajaan Pedir: Kerajaan Maritim yang Menguasai Perdagangan di Pesisir Utara Aceh
Pelabuhan Peureulak dan Jalur Sutra Maritim: Saat Aceh Timur Menjadi Pusat Perdagangan Dunia
Jejak Kesultanan Peureulak: Menelusuri Salah Satu Pusat Awal Perkembangan Islam di Nusantara
Mengungkap Asal Usul Suku Gayo, Salah Satu Peradaban Tertua di Aceh

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 23:39 WIB

Sejarah Hikayat Prang Sabi: Karya Sastra yang Mengobarkan Semangat Perlawanan Rakyat Aceh

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:14 WIB

Masjid Raya Baiturrahman: Saksi Bisu Perang Aceh, Tsunami, dan Kebangkitan Serambi Mekkah

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:03 WIB

Sejarah Kerajaan Trumon Aceh Selatan: Kehulubalangan yang Berpengaruh di Pesisir Barat Selatan Aceh

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:28 WIB

Sejarah Kerajaan Jeumpa: Antara Tradisi, Hikayat, dan Bukti Sejarah

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:43 WIB

Aceh dan Jalur Rempah: Gerbang di Ujung Barat yang Menghubungkan Peradaban Dunia

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bank Aceh Salurkan Zakat Rp11,94 Miliar

Rabu, 2 Sep 2026 - 07:47 WIB

KESEHATAN

Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:47 WIB

PEMERINTAHAN

Musriadi: Masa Muda Adalah Waktu Menanam Masa Depan

Senin, 31 Agu 2026 - 22:07 WIB

RAGAM BERITA

Warga Aceh Timur Meriahkan JASERA 2026 Bersama Medco E&P Malaka

Senin, 31 Agu 2026 - 20:59 WIB

NANGGROE

KPEA Soroti Pergeseran Tradisi Pernikahan Aceh

Minggu, 30 Agu 2026 - 23:00 WIB