Masjid Raya Baiturrahman: Saksi Bisu Perang Aceh, Tsunami, dan Kebangkitan Serambi Mekkah

Sabtu, 18 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaaceh.co.id –  Di jantung Kota Banda Aceh berdiri megah Masjid Raya Baiturrahman, sebuah bangunan yang bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga simbol perlawanan, keteguhan iman, dan identitas masyarakat Aceh. Selama lebih dari empat abad, masjid ini telah menjadi saksi berbagai peristiwa besar, mulai dari masa kejayaan Kesultanan Aceh Darussalam, Perang Aceh melawan kolonial Belanda, hingga bencana tsunami Samudra Hindia pada 26 Desember 2004 yang mengguncang dunia.

BACA JUGA...  Jejak Kerajaan Linge, Cikal Bakal Peradaban Tanoh Gayo

Dibangun pada Masa Kejayaan Kesultanan Aceh

Sejarah Masjid Raya Baiturrahman memiliki beberapa versi. Banyak sejarawan mengaitkan pembangunan masjid dengan pemerintahan Sultan Iskandar Muda sekitar tahun 1612, ketika Kesultanan Aceh berada di puncak kejayaannya sebagai pusat perdagangan dan penyebaran Islam di Asia Tenggara. Ada pula sumber yang menyebutkan bahwa bangunan awal masjid telah berdiri lebih dahulu pada akhir abad ke-13, kemudian diperluas secara besar-besaran pada masa Sultan Iskandar Muda.

BACA JUGA...  Sejarah Kopi Gayo: Dari Masa Kolonial hingga Mendunia

Pada masa itu, masjid berfungsi sebagai pusat pemerintahan, pendidikan Islam, musyawarah kerajaan, hingga tempat para ulama mengajar. Aceh dikenal sebagai “Serambi Mekkah” karena menjadi salah satu pusat keilmuan Islam terbesar di kawasan Nusantara. Ulama dari Arab, Persia, India, hingga Turki datang untuk berdiskusi dan mengajar di Aceh.

Berita Terkait

Sejarah Hikayat Prang Sabi: Karya Sastra yang Mengobarkan Semangat Perlawanan Rakyat Aceh
Sejarah Kerajaan Trumon Aceh Selatan: Kehulubalangan yang Berpengaruh di Pesisir Barat Selatan Aceh
Sejarah Kerajaan Jeumpa: Antara Tradisi, Hikayat, dan Bukti Sejarah
Aceh dan Jalur Rempah: Gerbang di Ujung Barat yang Menghubungkan Peradaban Dunia
Sejarah Kerajaan Pedir: Kerajaan Maritim yang Menguasai Perdagangan di Pesisir Utara Aceh
Pelabuhan Peureulak dan Jalur Sutra Maritim: Saat Aceh Timur Menjadi Pusat Perdagangan Dunia
Jejak Kesultanan Peureulak: Menelusuri Salah Satu Pusat Awal Perkembangan Islam di Nusantara
Mengungkap Asal Usul Suku Gayo, Salah Satu Peradaban Tertua di Aceh

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 23:39 WIB

Sejarah Hikayat Prang Sabi: Karya Sastra yang Mengobarkan Semangat Perlawanan Rakyat Aceh

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:14 WIB

Masjid Raya Baiturrahman: Saksi Bisu Perang Aceh, Tsunami, dan Kebangkitan Serambi Mekkah

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:03 WIB

Sejarah Kerajaan Trumon Aceh Selatan: Kehulubalangan yang Berpengaruh di Pesisir Barat Selatan Aceh

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:28 WIB

Sejarah Kerajaan Jeumpa: Antara Tradisi, Hikayat, dan Bukti Sejarah

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:43 WIB

Aceh dan Jalur Rempah: Gerbang di Ujung Barat yang Menghubungkan Peradaban Dunia

Berita Terbaru

Para siswa-siswi menyemarakkan HUT RI Ke-81 tahun 2026 dengan beragam penampilan pakaian di Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Sabtu, (15/8).

PEMERINTAHAN

Ribuan Warga Terpukau dengan Penampilan Pelajar di Jalan Raya 

Sabtu, 15 Agu 2026 - 17:14 WIB

Buati Asel H. Mirwan MS (HMW) menyiram salah satu pusara dalam komplek makam  Panglimo Rajo di Padang Keululum Ganpong Sapik, (15/8/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Forkopimda Aceh Selatan Ziarah 

Sabtu, 15 Agu 2026 - 16:31 WIB

NANGGROE

21 Tahun Damai, Komunitas GDA Gelar Kirab Aceh 

Sabtu, 15 Agu 2026 - 16:21 WIB