Mengungkap Asal Usul Suku Gayo, Salah Satu Peradaban Tertua di Aceh

Minggu, 12 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaaceh.co.id –  Di balik sejuknya Dataran Tinggi Gayo yang membentang di jantung Provinsi Aceh, hidup sebuah masyarakat yang diyakini memiliki akar sejarah sangat panjang. Suku Gayo, yang kini mendiami wilayah Kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, serta sebagian Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, dan Nagan Raya, merupakan salah satu kelompok etnis tertua di Aceh. Meski demikian, asal-usul mereka masih menjadi bahan kajian para sejarawan, arkeolog, dan antropolog.

BACA JUGA...  Khanduri Maulid Aceh: Warisan Kesultanan yang Menyatukan Syariat, Adat, dan Persaudaraan

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa sejarah Suku Gayo tidak dapat dijelaskan hanya melalui satu sumber. Jejak mereka tersusun dari temuan arkeologi, tradisi lisan, kajian bahasa, hingga catatan kolonial. Seluruh sumber tersebut menggambarkan bahwa masyarakat Gayo telah berkembang jauh sebelum berdirinya kerajaan-kerajaan besar di pesisir Aceh.

Jejak Manusia Purba di Tanoh Gayo

BACA JUGA...  Syekh Syamsuddin As-Sumatrani, Ulama Besar Aceh yang Mengharumkan Peradaban Islam Nusantara

Salah satu bukti penting mengenai tuanya peradaban Gayo berasal dari penelitian arkeologi di kawasan Danau Laut Tawar, terutama di situs Loyang Mendale dan Loyang Ujung Karang.

Ekskavasi yang dilakukan oleh para arkeolog menemukan kerangka manusia, alat batu, gerabah, tulang hewan, serta berbagai artefak yang diperkirakan berasal dari sekitar 7.000 hingga 8.000 tahun lalu. Temuan tersebut menunjukkan bahwa kawasan Dataran Tinggi Gayo telah dihuni manusia sejak masa prasejarah dan menjadi salah satu pusat permukiman tertua di Pulau Sumatra.

BACA JUGA...  Menyusuri Situs-Situs Bersejarah di Tanoh Gayo yang Masih Tersisa

Berita Terkait

Sejarah Hikayat Prang Sabi: Karya Sastra yang Mengobarkan Semangat Perlawanan Rakyat Aceh
Masjid Raya Baiturrahman: Saksi Bisu Perang Aceh, Tsunami, dan Kebangkitan Serambi Mekkah
Sejarah Kerajaan Trumon Aceh Selatan: Kehulubalangan yang Berpengaruh di Pesisir Barat Selatan Aceh
Sejarah Kerajaan Jeumpa: Antara Tradisi, Hikayat, dan Bukti Sejarah
Aceh dan Jalur Rempah: Gerbang di Ujung Barat yang Menghubungkan Peradaban Dunia
Sejarah Kerajaan Pedir: Kerajaan Maritim yang Menguasai Perdagangan di Pesisir Utara Aceh
Pelabuhan Peureulak dan Jalur Sutra Maritim: Saat Aceh Timur Menjadi Pusat Perdagangan Dunia
Jejak Kesultanan Peureulak: Menelusuri Salah Satu Pusat Awal Perkembangan Islam di Nusantara

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 23:39 WIB

Sejarah Hikayat Prang Sabi: Karya Sastra yang Mengobarkan Semangat Perlawanan Rakyat Aceh

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:14 WIB

Masjid Raya Baiturrahman: Saksi Bisu Perang Aceh, Tsunami, dan Kebangkitan Serambi Mekkah

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:03 WIB

Sejarah Kerajaan Trumon Aceh Selatan: Kehulubalangan yang Berpengaruh di Pesisir Barat Selatan Aceh

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:28 WIB

Sejarah Kerajaan Jeumpa: Antara Tradisi, Hikayat, dan Bukti Sejarah

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:43 WIB

Aceh dan Jalur Rempah: Gerbang di Ujung Barat yang Menghubungkan Peradaban Dunia

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bank Aceh Salurkan Zakat Rp11,94 Miliar

Rabu, 2 Sep 2026 - 07:47 WIB

KESEHATAN

Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:47 WIB

PEMERINTAHAN

Musriadi: Masa Muda Adalah Waktu Menanam Masa Depan

Senin, 31 Agu 2026 - 22:07 WIB

RAGAM BERITA

Warga Aceh Timur Meriahkan JASERA 2026 Bersama Medco E&P Malaka

Senin, 31 Agu 2026 - 20:59 WIB

NANGGROE

KPEA Soroti Pergeseran Tradisi Pernikahan Aceh

Minggu, 30 Agu 2026 - 23:00 WIB