Pekerjaan IPAL di Lima Puskesmas Diduga Mal Pungsi dan Markup

Rabu, 19 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pekerjaan IPAL di Lima Puskesmas Diduga Mal Pungsi dan Markup. [Foto Syawaluddin | mediaaceh.co.id].

Pekerjaan IPAL di Lima Puskesmas Diduga Mal Pungsi dan Markup. [Foto Syawaluddin | mediaaceh.co.id].

Dan parahnya lagi pembuangan pipa limbah langsung ke parit warga [umum]. Dan cara kerjanyapun tidak efektif. Jika IPAL dihidupkan 1 menit saja arus listrik di puskesmas langsung padam, Karena kekurangan daya beban.

Apalagi itu, Daya listrik yang terpasang untuk tiap Puskesmas di Aceh Tamiang sebesar 90 Ampere, mengingat kondisi saat ini, kebutuhan itu tidak mencukupi, dengan banyaknya kunjungan pasien Rawat Jalan perharinya saja sudah mencapai 100 orang lebih. Ditambah pasien Rawat Inap.

BACA JUGA...  IRT di Lhoksukon Ditemukan Meninggal, Diduga Minum Insektisida

Beban daya terpasang saat ini, hanya mampu untuk kebutuhan Puskesmas saja, non alat baru tambahan berkala yang dibutuhkan.

Jangankan untuk menghidupkan alat tambahan baru, daya listrik yang terpasang saja saat ini sudah kurang, hingga Puskesmas mengoptimalisasikannya dengan cara mematikan alat yang tidak terlalu bergantung, seperti Kipas angin atau Air Cinditioner (AC).

BACA JUGA...  Lima Aktor PMI Ilegal Tujuan Kamboja Tersangka

Hal itu dilakukan agar pasien rawat inap merasa nyaman dan tidak terganggu, akibat kurang daya arus listrik yang terpasang.

Saat ini, tiap tiap Puskesmas memiliki 7 dokter untuk melayani para pasien. 4 di antaranya dokter tidak tetap dan 3 lagi merupakan dokter tetap yang bertugas di Puskesmas.

Ada kesan aneh, untuk pengadaan di Puskesmas. Mengapa tidak? Untuk Proyek pengadaan Genset saja; peruntukkan tambahan untuk meminimalisir kekurangan daya arus listrik malah Mangkrak, tidak dapat digunakan secara permanen.

BACA JUGA...  Pilkada 2024 Mendatang Bukan Melahirkan Pemimpin Tetapi Syahwat Kewenangan ‘Idiomatik’

Berita Terkait

KPK Usut Korupsi BPN
Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
Merawat Damai Dari Pidie Jaya
Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
Penculikan Mahasiswa Terungkap, Polisi Amankan Senpi dan Pelaku
Tgk Agam Bantah Pukul ML, Siapkan Laporan Balik
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Polisi Bongkar Aksi Bobol Dua Rumah Kajhu

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:50 WIB

KPK Usut Korupsi BPN

Kamis, 17 September 2026 - 12:04 WIB

Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Kamis, 10 September 2026 - 17:40 WIB

Penculikan Mahasiswa Terungkap, Polisi Amankan Senpi dan Pelaku

Berita Terbaru

HUKOM

KPK Usut Korupsi BPN

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:50 WIB

Tim Gabungan mengevakuasi jenazah korban ke dalam mobil untuk diserahkan kepada pihak keluarga korban.(Foto/mediaaceh.co.id/(istimewa).

PERISTIWA

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:41 WIB

Pertemuan dan Silahturahmi Direksi PT BAS dengan Kapolda Aceh.

RAGAM BERITA

Direksi Bank Aceh Silaturahmi ke Kapolda

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:29 WIB

Penyerahan SK Ketua DPD Partai Demokrat Aceh oleh Walikota Lhokseumawe Sayuti Abu Bakar.

POLITIK

Sayuti Resmi Nahkodai Demokrat Aceh

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:05 WIB

Para peserta kegiatan, lakukan foto bersama. Sebanyak 19 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Aceh mendapatkan pendampingan pengembangan usaha berbasis hutan dan akses pembiayaan melalui pendekatan blended finance, Kamis (17/9/2026).
Foto: Tribun Gayo

PEMERINTAHAN

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Jumat, 18 Sep 2026 - 08:23 WIB