Pang Ucok Desak Polisi Usut Tuntas Teror Peluru dan Surat Ancaman ke Sekjen DPW PA Aceh Timur

Sabtu, 4 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur (MA) – Anggota DPRA Fraksi Partai Aceh, M. Yusuf atau Pang Ucok, mengecam keras aksi teror berupa surat ancaman yang disertai satu butir peluru kepada Sekretaris DPW Partai Aceh (PA) Aceh Timur, Tgk. Iskandar Midsen. Ia meminta aparat kepolisian segera mengusut tuntas kasus tersebut.

Peristiwa itu disebut terjadi setelah pelantikan pengurus DPW Partai Aceh Aceh Timur. Pang Ucok menilai aksi tersebut merupakan bentuk intimidasi yang mengancam rasa aman dan mencederai semangat perdamaian yang telah lama dijaga di Aceh.

BACA JUGA...  Lanal Sabang Peringati Hari Kesehatan TNI AL Tahun 2021

“Ini adalah tindakan intimidasi yang tidak bertanggung jawab. Ancaman ini merupakan gangguan nyata terhadap kedamaian di Aceh, khususnya di wilayah Aceh Timur,” kata Pang Ucok dalam keterangannya, Jumat (3/7/26).

Menurutnya, segala bentuk perbedaan pandangan harus diselesaikan melalui jalur yang bermartabat, bukan dengan ancaman maupun tindakan yang menebar ketakutan.

Pang Ucok juga mendesak kepolisian bergerak cepat untuk mengungkap pelaku beserta motif di balik aksi teror tersebut. Ia menegaskan penegakan hukum harus dilakukan tanpa pandang bulu agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

BACA JUGA...  Wali Kota Sabang dan Isteri Kunjungi Sekolah Pada Hari Pertama Belajar Usai Libur Panjang

“Pelaku harus segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku. Jangan sampai tindakan seperti ini merusak situasi keamanan yang selama ini kondusif di Aceh,” ujarnya.

Berita Terkait

KPEA Soroti Pergeseran Tradisi Pernikahan Aceh
23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh
Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
Menjaga Gegedem Tetap Bertalu, Merawat Ingatan Budaya Tanah Gayo

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:00 WIB

KPEA Soroti Pergeseran Tradisi Pernikahan Aceh

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas

Berita Terbaru

Ilustrasi cover editorial bantuan stimulan

EDITORIAL

60.223 KK, Amanah yang Harus Sampai ke Rumah

Sabtu, 5 Sep 2026 - 13:44 WIB

Tim advokat LBH Peradi Profesional bersama warga mengawal proses hukum dugaan pencemaran lingkungan yang melibatkan PT Genesis Regeneration Smelting (GRS) di Serang, Banten. (Foto: JR/MA)

HUKOM

Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang

Sabtu, 5 Sep 2026 - 13:44 WIB