Nakes Berdemo, Pelayanan RSUDZA Terganggu dan Pasien pun ‘Teramputasi’ Berobat Jalan

Nakes Berdemo, Pelayanan RSUDZA Terganggu dan Pasien pun ‘Teramputasi’ Berobat Jalan. [Foto Dok. | mediaaceh.co.id | Awelatam].

Terkait Nakes PPPK yang belum dibayarkan adalah tunjangan fungsional dan sudah dianggarkan di anggaran perubahan. “Saat ini kami sedang menunggu pengesahan APBA-P,” pungkasnya.

BANDA ACEH | mediaaceh.co.id – Seharusnya pelayanan itu di nomor satukan, apalagi Rumah Sakit Umum, tempatnya pasien meminta pertolongan perobatan.

Sungguh panorama di Kamis pagi itu tanggal 18 September 2025 di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) membuat jantung berdegup kencang.

BACA JUGA...  Komisi C DPRK Banda Aceh, Tinjau Lokasi Bank Sampah dan UPTD Blang Bintang

Seratusan Tenaga Kesehatan (Nakes) melakukan demo untuk yang kesekian kalinya [Sebelumnya sudah pernah dilakukan di DPRA], mereka menuntut kelayakan Jasa Medis (JASMED).

Meminta manajemen RSUDZA membayar honorarium tenaga PPPK, tiga bulan belum dibayar. Juga terkait tunjangan TPKD. “Mertua saya di Meulaboh meninggal hari ini, saya tidak bisa pulang, orang rumah saya yang pulang, Demi Allah pak, saya tidak punya uang,” begitu sepenggal ucapan meluncur dari mimik seorang pendemo.

BACA JUGA...  Pengadilan Tipikor Tetapkan Sidang ke-3 Mantan Bupati Mursil, Terdakwa Korupsi Tanah Eks HGU

Dia mengatakan, sejak luluh PPPK tiga bulan lalu, sampai kini dia belum menerima uang keringatnya bekerja.

Pemandangan ini miris, sekaligus menyisakan pertanyaan dalam nalar. “Pasti ada yang salah dengan manajemen RSUDZA,”.

Melihat suasana demo damai, berbagai slogan bertulis yang menyudutkan RSUDZA pun bertebaran pada karton ukuran 35×75 centimeter tersebut.