Nakes Berdemo, Pelayanan RSUDZA Terganggu dan Pasien pun ‘Teramputasi’ Berobat Jalan

Nakes Berdemo, Pelayanan RSUDZA Terganggu dan Pasien pun ‘Teramputasi’ Berobat Jalan. [Foto Dok. | mediaaceh.co.id | Awelatam].

Ketika melihat suasana, kita tidak bisa menyalahkan Keluarga Pasien atau pun Nakes. Sebab Nakes bekerja juga untuk kepentingan pasien, tetapi honor terlantar.

Pasien atau keluarga pasien juga tidak bisa disalahkan, sebab mereka datang jauh-jauh, dari berbagai sudut kabupaten kota di Aceh yang di rujuk ke RSUDZA untuk meneruskan perobatannya.

BACA JUGA...  Terbongkar ke Bohongnya, Azzohirry Mengamuk di Pengadilan

Bahtiar 50 tahun, suami dari seorang pasien penderita tumor, “Saya baru saja sampai pagi tadi, sebab isteri saya hari ini kontrol, sementara isteri saya menangis karena menahan rasa sakit. Tapi sesampai di sini, kondisinya begini. Siapa yang tidak spaning pak, memang bobrok kali pelayanannya,” katanya tegas.

Ucapnya, kalau mau berdemo disilahkan. Tapi di loket harus ada 2 atau 3 orang yang melayani pasien. “Jadi semuanya bisa berjalan dengan baik, walaupun di luar sana lagi demo, tapi perobatan berjalan,” sebutnya.

BACA JUGA...  DAK Fisik Aceh Tamiang, Dipeloroti Atau di ‘Amputasi’?

Demo baru selesai pada pukul 11.30 WIB, semua pos loket buka kembali. Tetapi pasien sudah banyak yang pulang.

Mereka kawatir demo akan berlanjut sampai sore. “Saya besok sajalah kembali pak, sudah lelah pikiran dan emosi hari ini. Semoga besok tidak ada lagi demo ya pak,” harap Sunardi warga Takengon.

Sementara seorang Nakes dari pendemo mengatakan, jika apa yang sudah disepakati tidak dipenuhi dan dilaksanakan, katanya; pihaknya akan melakukan demo dengan. Mogok kerja.